Disdikbud Kukar Dukung Pelestarian Budaya Lokal Lewat Film dan Bahasa Daerah

Puji Utomo - Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kukar

Puji Utomo - Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kukar

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Legenda dan budaya lokal Kutai Kartanegara (Kukar) akan segera diangkat ke layar lebar melalui film berjudul Misteri Tuana Tuha.

Film ini sedang diproduksi sebagai bagian dari promosi budaya dan pariwisata yang digagas oleh Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar.

Melalui Workshop produksi film, Desa Tuana Tuha di Kecamatan Kenohan, dibalut dalam nuansa misteri yang kaya nilai budaya.

Terkait hal tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar menyampaikan apresiasi atas inisiatif anak-anak muda dalam mengangkat cerita rakyat lokal melalui film.

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kukar, Puji Utomo, mengatakan bahwa kegiatan seperti ini menjadi bentuk kepedulian generasi muda terhadap warisan budaya daerah. Menurutnya, mengemas cerita rakyat yang sudah dikenal sejak lama dalam bentuk film adalah langkah positif untuk memperkenalkan kembali kisah-kisah lokal kepada generasi masa kini.

Baca Juga :  DPRD Kukar Berkomitmen Kawal Pembangunan Irigasi Pertanian Rapak Rabau Rampung 2026

“Kami mengapresiasi kegiatan anak-anak muda yang peduli terhadap cerita-cerita rakyat yang telah melegenda. Cerita yang mereka kenal sejak kecil kemudian dituangkan dalam bentuk film dengan narasi yang menarik. Ini menegaskan bahwa kita memiliki kekayaan cerita dari masa lalu yang masih bisa dipertahankan hingga sekarang,” ujarnya pada Rabu (02/07/2025).

Ia juga menyoroti pentingnya pelestarian bahasa daerah, khususnya bahasa Kutai, yang turut digunakan dalam film tersebut. Ia menyebut film bisa menjadi salah satu media efektif untuk mempertahankan bahasa daerah di tengah arus modernisasi.

Baca Juga :  Sukseskan Pilkada Serentak 2024, Pjs Bupati Kutim Pastikan Kelancaran Penyelenggaraan

“Film bisa menjadi sarana untuk melestarikan bahasa Kutai. Selain itu, di dunia pendidikan kami juga telah melaksanakan berbagai upaya, seperti Festival Bahasa Ibu yang pernah ditampilkan secara nasional. Bahkan di berbagai acara seremonial yang dipimpin pejabat Pemda, kami dorong agar lebih banyak menggunakan bahasa daerah,” jelasnya.

Ia berharap ke depan, penggunaan bahasa Kutai dapat terus ditingkatkan dan tidak tergerus oleh bahasa-bahasa luar.

“Dengan adanya kegiatan seperti ini, kami sangat mendukung dan menjadikannya sebagai media untuk mengimbau masyarakat agar lebih mencintai dan menggunakan bahasa daerah,” pungkasnya. (adv/disdikbud/kukar)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Anggota DPRD Ungkap Adanya SILPA di Dinas Kesehatan Kutim Sebesar Rp142 Miliar

Advertorial

Bupati Kutim Melakukan Pengecoran Perdana Jalan Penghubung Desa di Kecamatan Kongbeng

Advertorial

Fraksi Demokrat DPRD Kutim Dorong Program yang Menjadi Kebutuhan Masyarakat Melalui APBD 2024

Advertorial

Bupati Kukar Hadiri Rapat Koordinasi Pengurus KTNA Kecamatan Tenggarong Seberang

Infrastruktur

BPPJN Siapkan Jembatan Bailey untuk Akses Sementara di Lokasi Longsor Jembayan, Pengerjaan Ditarget Rampung Dalam Dua Bulan

Advertorial

Desa Kersik Manfaatkan Potensi Wisata Pantai Melalui Festival Famtrip

Advertorial

Anggota DPRD Kaltim Soroti Kesenjangan Pembangunan di Kabupaten Mahakam Ulu

Advertorial

Maksimalkan Aset Milik Daerah, Dinas PU Kukar Melakukan Konsinyering