Home / Advertorial / Pemerintah / Pendidikan-Kesehatan

Sabtu, 3 Mei 2025 - 15:53 WIB

Disdikbud Kukar Siapkan Program Pengenalan Cagar Budaya kepada Generasi Muda

M Saidar - Staf Bidang Budaya, Pamong Budaya Ahli Muda, Cagar Budaya dan Permuseuman Disdikbud Kukar

M Saidar - Staf Bidang Budaya, Pamong Budaya Ahli Muda, Cagar Budaya dan Permuseuman Disdikbud Kukar

KUTAI KARTANEGARA – eksposisi.com – Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memiliki banyak peninggalan sejarah serta situs cagar budaya yang perlu diperkenalkan kepada generasi muda.

Anak-anak masa kini dinilai perlu mengetahui nilai-nilai budaya dan sejarah, khususnya melalui cerita-cerita budaya yang hidup di masyarakat.

Sayangnya, belum banyak program sekolah yang secara aktif mengajak siswa untuk mengunjungi situs-situs bersejarah tersebut.

“Kita memiliki banyak peninggalan sejarah yang harus dikenalkan kepada anak-anak. Harapan saya, para peserta didik bisa mengunjungi objek-objek cagar budaya di Kutai Kartanegara,” ujar M Saidar, Staf Bidang Budaya, Pamong Budaya Ahli Muda, Cagar Budaya dan Permuseuman Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, pada Sabtu (3/5/2025).

Ia menambahkan bahwa kegiatan seperti kunjungan ke Makam Kesultanan, Taman Titik Nol, atau Tugu Persatuan sangat penting untuk memperkaya pengetahuan sejarah anak-anak tentang lingkungan budaya di daerah sendiri.

Baca Juga :  Anggota DPRD Kutim Dukung Usulan Penjualan Kabel Listrik Standarisasi untuk Keamanan Warga

Ia menyampaikan, sebagai bagian dari upaya pelestarian dan edukasi, Disdiskbud Kukar sedang menyiapkan sebuah buku mengenai cagar budaya di Kukar.

“Buku ini nantinya akan disebarkan ke sekolah-sekolah dengan tujuan agar peserta didik dapat lebih mengenal sejarah dan budaya di sekitar mereka,” katanya.

Ia menjelaskan, tidak hanya dalam bentuk cetak, buku ini juga direncanakan hadir dalam versi digital. Melalui Program Digitalisasi Inovasi Cagar Budaya yang ditargetkan mulai berjalan pada tahun 2026.

“Program ini masih dalam tahap persiapan dan belum saya rilis, jadi mohon bersabar,” ujarnya.

Menurutnya, masyarakat nantinya dapat mengakses informasi tentang situs-situs cagar budaya di Tenggarong dan sekitarnya secara online.

Baca Juga :  PAC NU Kecamatan Samboja Dilantik, Camat Harapkan Muslimat NU Berkembang Baik di Wilayahnya

“Dulu, saya pernah membuat sistem barcode untuk mengakses data situs, tetapi itu kurang maksimal. Ketika diklik, hanya muncul data saja, seperti nama, koordinat, dan gambar. Namun, saya ingin mengembangkan lebih lanjut agar semua informasi tentang situs, termasuk kisah sejarahnya, bisa ditampilkan dengan lebih lengkap, dengan peta dan lokasi yang jelas,” ungkapnya.

Ia mengatakan, program inilah yang sedang direncanakan dengan digitalisasi, agar informasi tentang cagar budaya bisa lebih mudah diakses oleh masyarakat.

“Digitalisasi ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat, terutama generasi muda, dalam mengakses dan memahami warisan sejarah yang ada di lingkungan mereka sendiri,” pungkasnya. (adv/disdikbud/kukar)

Share :

Baca Juga

Advertorial

KONI Targetkan Kukar Masuk Tiga Besar di Porprov ke-VII Kaltim 2022

Advertorial

Ucapan dari DPRD Kutai Barat untuk Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kutai Barat

Advertorial

Mengevaluasi Kontribusi Perusahaan Terhadap PAD, Komisi II DPRD Kaltim Melakukan Kunjungan Kerja ke PT KTT

Advertorial

Ketua DPRD Kukar Hadiri Penanaman Pohon Serentak se-Indonesia yang Diinisiasi Mabes Polri

Advertorial

Sejumlah Persiapan Dilakukan Kecamatan Samboja Barat Menjelang MTQ ke-45 Tingkat Kabupaten Kukar

Advertorial

KPU Kutim Menggelar Debat Kedua Pilkada 2024 di Kota Samarinda

Advertorial

Peringati Hardiknas Bupati Kukar Senam Bersama Para Guru

Advertorial

Anggota DPRD Soroti Pemecahan Pengerjaan Infrastruktur Jalan di Kutim