Home / Advertorial / Pemerintah / Pendidikan-Kesehatan

Kamis, 8 Mei 2025 - 08:31 WIB

Pansus LKPJ DPRD Kaltim Meninjau Dua Proyek Sekolah di Kabupaten PPU

Kunjungan Pansus LKPJ DPRD Kaltim ke PPU

Kunjungan Pansus LKPJ DPRD Kaltim ke PPU

KALIMANTAN TIMUR, eksposisi.com – Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah proyek pembangunan sekolah di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), pada Selasa (6/5/2025).

Kunjungan ini merupakan bagian dari pengawasan atas pelaksanaan program pembangunan daerah, terutama di sektor pendidikan.

Dalam kunjungan tersebut, Ketua Pansus LKPJ, Agus Suwandy, bersama dua anggota Pansus lainnya, Sugiyono dan Fadly Imawan, meninjau dua sekolah kejuruan di Kecamatan Sepaku, yakni SMK Negeri 6 Semoi 2 dan SMK Negeri 1 Bukit Raya.

Baca Juga :  Stunting Menurun Drastis di Kukar, Bukti Komitmen Bupati Edi Damansyah dan TPPS

Di SMKN 6 Semoi 2, pihaknya menemukan dua bangunan berupa gedung workshop dan kantor yang masih dalam proses pembangunan.

Meski telah menelan anggaran lebih dari Rp1 miliar, kondisi fisik bangunan dinilai tidak sesuai standar.

“Bangunan workshop sangat disayangkan karena tidak memenuhi standar. Kami memberikan banyak rekomendasi agar gedung ini diperbaiki, supaya bisa mendukung kegiatan belajar siswa dan penyimpanan alat praktik,” ujar Agus Suwandy.

Masalah serupa juga ditemukan di SMKN 1 Bukit Raya. Pansus mencatat adanya bangunan aula yang terbengkalai akibat pemutusan kontrak kerja, toilet yang mengalami kerusakan berat, serta kandang ternak sapi yang dibangun tanpa memperhatikan aspek kelayakan.

Baca Juga :  Angka Stunting di Kukar Turun Jadi 12,6 Persen, Bupati Tegaskan Evaluasi Harus Lebih Detail hingga Tingkat Desa

Pansus DPRD Kaltim mendorong agar pembangunan yang terhenti dapat dilanjutkan kembali dalam perubahan anggaran tahun 2025 atau 2026, demi memastikan fasilitas pendidikan yang layak bagi siswa di daerah tersebut.

“Tentu kita harap bangunan yang terbengkalai ini bisa kembali dimanfaatkan. Sayang sekali karena putus kontrak disebabkan ketidakmampuan kontraktor menyelesaikan pekerjaan. Toilet sudah rusak parah, dan kandang sapi pun dibangun seadanya,” pungkasnya. (adv/dprd/kaltim)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Ramadhani Cup II Kembali Digelar, Fokus Membangun Generasi Muda Lewat Sepak Bola

Advertorial

Jembatan Kutai Kartanegara Akan Dipasang Sensor dan Dilakukan Rehabilitasi

Advertorial

Pemerintah Kecamatan Loa Kulu Akan BAngun TPA Baru di Desa Jembayan Tengah

Advertorial

Bupati Kukar Penuhi Harapan Netizen, Nobar Timnas U-23 di Videotron Hebohkan Tenggarong

Advertorial

Pemkab Kukar Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan Lewat Program MBG dan Inovasi Pangan Desa

Advertorial

Anggota DPRD Kaltim Desak Pemerintah Pusat Mininjau Kebijakan Efisiensi Anggaran

Advertorial

Anggota DPRD Kaltim Dorong Pemprov Utamakan Masyarakat Lokal Dalam Pelibatan Pembangunan IKN

Pemerintah

Dekan FKIP Unikarta Nilai Wacana Bahasa Perancis Diajarkan di Sekolah Perlu Kajian Akademik