Home / Bisnis / Ekonomi / Pemerintah / Politik

Rabu, 18 Februari 2026 - 17:23 WIB

RDP DPRD Kukar Soroti Realisasi Plasma 20 Persen Perusahaan Perkebunan Sawit

RDP DPRD Kukar terkait kewajiban perusahaan perkebunan sawit berikan kemitraan plasma 20 persen (Latif/Eksposisi)

RDP DPRD Kukar terkait kewajiban perusahaan perkebunan sawit berikan kemitraan plasma 20 persen (Latif/Eksposisi)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Forum Akuntabilitas dan Transparansi (FAKTA) serta sejumlah perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan, pada Rabu (18/02/2026).

Agenda ini membahas pelaksanaan kewajiban kemitraan plasma 20 persen sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan.

RDP tersebut menjadi forum klarifikasi dan evaluasi atas realisasi pola kemitraan antara perusahaan perkebunan dengan masyarakat, khususnya terkait penyediaan kebun plasma bagi warga sekitar wilayah operasional perusahaan.

Kepala Biro LSM DPD FAKTA, Zaidun, menyampaikan bahwa RDP ini merupakan bentuk sumbangsih LSM dalam mendorong akuntabilitas dan transparansi sektor perkebunan di Kukar.

Ia menegaskan, pihaknya memiliki data sejumlah perusahaan perkebunan sawit yang belum memenuhi kewajiban kemitraan 20 persen. Bahkan, berdasarkan konfirmasi dengan Dinas Perkebunan, belum ada perusahaan yang mencapai 50 persen dari target kewajiban plasma tersebut.

Baca Juga :  Anggota DPRD Kaltim Mendorong Percepatan Penetapan Tarif Restribusi Hotel Atlet Samarinda

“Dari sekian banyak perusahaan sawit di Kukar, tidak ada yang mencapai 50 persen terkait plasmanya,” tegasnya.

Zaidun juga menyoroti ironi kondisi daerah yang dikenal kaya sumber daya, namun masih dihadapkan pada angka kemiskinan yang tinggi. Menurutnya, optimalisasi kemitraan plasma menjadi salah satu langkah strategis untuk menekan kesenjangan ekonomi.

“Kukar identik dengan kabupaten paling kaya, tapi mirisnya angka kemiskinan masih tinggi,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani, menegaskan bahwa DPRD berkewajiban bekerja untuk rakyat, termasuk memastikan perusahaan perkebunan menjalankan kewajiban kemitraan sesuai regulasi.

“Kita meng-cross-check kepastian semua perusahaan terkait pola kemitraan 20 persen. Ternyata ini masih butuh waktu sekitar tiga minggu oleh Dinas Perkebunan untuk memverifikasi perusahaan mana yang sudah memenuhi dan mana yang belum,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemkab Kukar Mulai Menyalurkan Seragam Sekolah Gratis, Bupati Pastikan Tuntas Akhir Juli

Ia menyebutkan, di Kukar terdapat sekitar 64 hingga 65 perusahaan perkebunan aktif yang harus dipastikan pelaksanaan kewajiban plasmanya. Verifikasi dilakukan untuk memastikan kepatuhan terhadap aturan kemitraan sebagaimana diatur kementerian terkait.

Ahmad Yani juga mengungkapkan, terdapat perusahaan yang memiliki kewajiban cukup besar, seperti PT REA Kaltim yang memiliki kewajiban sekitar 4.000 hektare untuk memenuhi porsi 20 persen plasma. Jika kewajiban tersebut belum terpenuhi, maka dapat dilakukan melalui pola kemitraan lain dengan nilai kompensasi setara per hektare.

Menurutnya, sektor perkebunan harus benar-benar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat sekitar dan pemerintah daerah, baik melalui pola kemitraan yang menyejahterakan rakyat maupun kontribusi terhadap pendapatan daerah.

“Intinya, kita ingin memastikan semua perusahaan dengan pola kemitraannya benar-benar menyejahterakan rakyat,” pungkasnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Advertorial

KPU Kukar Targetkan Partisipasi Pemilih di Pilkada 2024 Sebesar 77,5 Persen

Advertorial

BAZNAZ Kukar Jemput Bola untuk Menyalurkan Amanah kepada Lansia di Muara Muntai

Advertorial

Sekda Kukar Hadiri FGD KAK Bahas Isu Strategis Terkait IKN Bersama Stafsus Presiden

Advertorial

Asisten I Setkab Kukar Melakukan Ziarah dan Tabur Bunga di Makam Muso Bin Salim saat Peringatan Hari Pahlawan

Advertorial

FKPR 2025 Jadi Wadah Pemuda untuk Mengembangkan Bakat dan Kreativitas

Advertorial

Tim Shorinji Kempo Kukar Ikuti Kejuaraan di Jepang, Sekda Pesan Jaga Kekompakan dan Kebersamaan

Advertorial

Ketua Komisi II DPRD Kaltim Minta Pemprov Berikan Tindakan Tegas Bagi Perusda yang Tidak Berkembang

Bisnis

Perumda Tirta Mahakam Waspadai Dampak Kemarau, Air Sungai Surut Bisa Pengaruhi Pelayanan