Home / Advertorial / Pemerintah

Rabu, 7 Mei 2025 - 22:40 WIB

Bupati Kukar Bersiliturahmi Bersama Perkumpulan Majelis Taklim

Bupati Kukar, Edi Damansyah saat memberikan sambutan

Bupati Kukar, Edi Damansyah saat memberikan sambutan

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah, bersilaturahmi dengan perkumpulan Majelis Taklim dan Shalawat Burdah Masjid Agung tahun 2025, yang berlangsung di Pendopo Bupati Kukar, Tenggarong, pada Rabu (7/5/2025).

Dalam sambutannya, Edi Damansyah menekankan pentingnya peran kelompok sosial seperti Majelis Taklim dalam memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan keagamaan di tengah masyarakat.

Menuruntnya bahwa terbentuknya kelompok ini tidak lepas dari adanya figur atau individu yang memiliki inisiatif dan kepedulian tinggi terhadap lingkungan sekitar.

“Majelis Taklim tidak akan terbentuk tanpa adanya sosok yang menginisiasi. Meskipun tidak selalu terlihat, pasti ada figur yang berperan besar dalam menggerakkan komunitas ini,” ungkapnya.

Ia menyoroti kontribusi Majelis Taklim dalam menjaga persatuan, mempererat silaturahim, dan menjalankan fungsi pembinaan umat, terutama dalam konteks kehidupan keagamaan sehari-hari.

Baca Juga :  DPRD Kutim Bahas Proyeksi Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2024

“Peran ibu-ibu ini nyata, dan tidak dapat dibantah. Mereka adalah bagian penting dari struktur sosial yang berkontribusi terhadap keamanan, ketertiban, dan kerukunan masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa dirinya telah berkeliling ke seluruh desa dan kelurahan di Kukar, menyaksikan langsung kegiatan Majelis Taklim serta memastikan pelaksanaan berbagai program keagamaan berjalan sesuai rencana pembangunan daerah.

Salah satu program unggulan yang disebutkan adalah Gerakan Etam Mengaji (GEMA), yang lahir dari keprihatinan akan kurangnya sumber daya manusia di bidang keagamaan di desa-desa, terutama di zona ulu. GEMA difokuskan untuk mencetak hafiz Quran dan memenuhi kebutuhan imam, bilal, dan guru ngaji di pelosok daerah.

Baca Juga :  Disdikbud Kukar Menggelar Pekan Budaya Bahari di Kecamatan Kota Bangun

“Program ini merupakan respon atas kejadian ketika sebuah masjid tidak bisa melaksanakan salat Jumat karena tidak adanya khatib dan bilal. Hal ini menjadi cikal bakal lahirnya GEMA yang kini sudah dijalankan melalui program satu desa satu hafiz Quran,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa program tersebut telah dituangkan dalam Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2021, dan kini memasuki tahun kelima pelaksanaannya dengan hasil yang menggembirakan.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas kiprah para ibu-ibu dalam Majelis Taklim dan berharap peran mereka terus berlanjut dalam memperkuat kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat Kukar. (adv/dikominfo/kukar)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Upaya Ketua DPRD Kutim Bantu Nelayan Atasi Kelangkaan BBM

Advertorial

Wakil Ketua I DPRD Kutim Sebut Sudah Melakukan Inspeksi Bertahap Perkembangan MYC

Advertorial

Sosialisasikan Anti Korupsi, Pemkab Kutim Gandeng KPK RI

Advertorial

Camat Loa Janan Diamanahi Bupati Kukar untuk Membantu Kelompok Tani di Wilayahnya

Advertorial

Pemkab Kukar Usulkan Perbaikan Jalan Poros Desa Loleng Kecamatan Kota Bangun

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Tanggapi Terkait Proyek Jalan Rantau Pulung

Advertorial

Penantian Masyarakat Selama Puluhan Tahun Akhirnya Terpenuhi, Jalan Sepanjang 1,8 Kilometer di Desa Embalut Jadi Mulus

Advertorial

Program 1 Desa 1 Nakes Untuk Tingkatkan Status Desa di Kukar