KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) melepas peserta pelatihan welder SMAW 4G yang akan mengikuti program peningkatan kompetensi di Batam, pada Rabu (10/12/2025).
Aulia Rahman Basri menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk kolaborasi strategis antara Pemkab Kukar dan SKK Migas, yang sejak awal berkomitmen mendukung peningkatan kualitas tenaga kerja lokal.
“Latihan welder SMAW 4G di Batam ini adalah hasil kerja sama antara pemerintah daerah dengan SKK Migas. Pembiayaan dari kegiatan ini full 100% ditanggung oleh SKK Migas melalui K3S,” ujar Aulia.
Menurutnya, pendanaan berasal dari beberapa perusahaan kontraktor kerja sama PHN, PHSS, ENI, dan lainnya yang disalurkan melalui SKK Migas sebagai regulator.
Sementara itu, Pemkab Kukar bertugas menyeleksi peserta, sedangkan pelatihan dilaksanakan oleh Petrotecno, lembaga bersertifikasi yang memiliki spesifikasi teknis dalam dunia welding.
Ia menjelaskan bahwa program pelatihan ini bukan hal baru dan telah berjalan selama tiga tahun. Ia mengakui bahwa hasilnya sejauh ini sangat menggembirakan.
“Alhamdulillah hasilnya luar biasa. Teman-teman yang mengikuti kegiatan ini sebelumnya memiliki taraf kehidupan yang lebih baik pasca pelatihan ini,” katanya.
Melihat tingginya kebutuhan tenaga welder bersertifikat di Batam dan sejumlah wilayah industri nasional, ia pun mengingatkan peserta agar memanfaatkan kesempatan yang ada sebaik mungkin.
Program ini juga difokuskan kepada peserta dari keluarga berpenghasilan rendah. Para peserta yang diberangkatkan merupakan anak-anak Kukar dari kelompok desil 1 hingga desil 4.
Menurutnya langkah ini bukan hanya membuka akses kerja, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam penanggulangan kemiskinan daerah.
“Harapan kita, dengan mereka bekerja, mendapatkan penghasilan, dan membantu keluarganya, ini bisa mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Kutai Kartanegara,” pungkasnya. (ltf/fdl)









