Home / Advertorial / Pemerintah

Selasa, 10 Juni 2025 - 19:16 WIB

Diskop UKM Kukar Menggelar Rakor Evaluasi Percepatan Optimalisasi Pelaksanaan Koperasi Merah Putih

Rakor Evaluasi Percepatan Optimalisasi Pelaksanaan Koperasi Merah Putih

Rakor Evaluasi Percepatan Optimalisasi Pelaksanaan Koperasi Merah Putih

KUTAI KARTANEGARA,eksposisi.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan evaluasi optimalisasi pelaksanaan Koperasi Merah Putih, yang berlangsung di Ruang Rapat Diskop dan UKM, pada Selasa (10/06/2025).

Rakor yang dipimpin oleh Bupati Kukar, Edi Damansyah, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Sunggono, turut dihadiri para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, serta Lurah dan Kepala Desa se-Kukar.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan bahwa meskipun batas waktu yang ditetapkan oleh Kementerian Koperasi untuk pembentukan koperasi telah berakhir pada 28 Mei lalu, pihaknya terus berkomitmen menyelesaikan seluruh proses secara menyeluruh.

“Saya membentuk gugus tugas khusus untuk percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih. Dari 193 desa dan 44 kelurahan, seluruhnya telah membentuk kelembagaan dan kepengurusan, termasuk SDM-nya,” ujarnya.

Namun demikian, masih terdapat beberapa desa seperti di Kecamatan Marangkayu yang belum menuntaskan aspek administratif, terutama akta pendirian koperasi yang harus melalui notaris, serta penyusunan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga.

Bupati Edi Damansyah juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh Satgas, OPD terkait, camat, lurah, dan kepala desa yang telah bekerja sama dalam merealisasikan pembentukan koperasi ini. Ia juga menegaskan akan memantau langsung proses penyelesaian administrasi yang masih berjalan.

Baca Juga :  Ketua DPRD Dukung Restrukturisasi Pejabat Pemkab Kukar, Dorong Pengisian Kepala OPD yang Masih Kosong

Lebih lanjut, Edi menyampaikan bahwa setelah pembentukan koperasi rampung, akan dilanjutkan dengan program pendidikan dan pelatihan bagi para pengurus koperasi di setiap desa dan kelurahan.

“Saya sudah instruksikan Sekda untuk menggandeng lembaga pelatihan bersertifikasi. Pelatihan ini penting agar para pengurus koperasi memiliki kompetensi manajerial yang memadai dan memperoleh sertifikat resmi,” jelasnya.

Dalam rapat tersebut juga dibahas core business masing-masing koperasi yang disesuaikan dengan potensi lokal desa. Bupati menekankan bahwa sektor pertanian dalam arti luas menjadi prioritas utama, disusul UMKM dan pariwisata.

“Keanggotaan koperasi harus berasal dari kelompok-kelompok produktif yang sudah berjalan. Di bidang pertanian ada kelompok tani, di perikanan ada kelompok usaha perikanan, dan dari Dinas Koperasi dan UMKM juga terdapat kelompok pelaku usaha yang siap bergabung,” ungkapnya.

Ia juga menyinggung peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang harus bersinergi dengan koperasi. Menurutnya, BUMDes sebagai badan usaha milik desa tidak boleh dikelola sembarangan, apalagi secara pribadi oleh kepala desa.

Baca Juga :  Disdikbud Kukar Berharap Calon PPPK Tenaga Pendidikan Bisa Lulus Sesuai Formasi yang Dibutuhkan

“Saya tidak ingin BUMDes tidak jalan, koperasi pun tidak jalan. Keduanya harus berjalan bersamaan dengan tujuan yang sama: peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegas Bupati.

Ia memberi contoh keberhasilan petani hortikultura di Kecamatan Loa Kulu Desa Sumbersari yang sangat aktif dan potensial menjadi bagian dari Koperasi Merah Putih.

Terkait potensi konflik antara koperasi dan BUMDes, ia memastikan tidak akan terjadi tumpang tindih, karena sektor dan fungsi keduanya sudah diatur dengan jelas. Ia menekankan pentingnya komitmen para kepala desa.

“Jika orientasinya untuk masyarakat dan kemajuan desa, koperasi ini akan berjalan. Tapi kalau ada kepala desa yang merasa zona nyamannya terganggu karena selama ini menjalankan usaha pribadi menggunakan potensi desa, maka tentu akan muncul resistensi,” sebutnya.

Bupati mengajak seluruh pihak untuk bersatu menjalankan program Koperasi Merah Putih demi kepentingan masyarakat.

“Program ini kita jalankan untuk kesejahteraan masyarakat. Maka mari kita komitmen bersama-sama,” pungkasnya. (adv/diskominfo/kukar)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Disdikbud Kukar Beri Apresiasi dan Dukungan Atas Terselenggaranya Festival Topeng Nusantara

Advertorial

Sekda Kukar Melepas Kirab Drumband GSCL Latsitarda Nusantara 2024

Advertorial

Peningkatan Infrastruktur Jalan Pertanian Turut Jadi Fokus Dinas PU Kukar

Bisnis

DPRD Kukar Akan Panggil Bankaltimtara, Soroti Pengelolaan Keuangan dan Distribusi Pinjaman

Advertorial

Anggota DPRD Kaltim Desak Pimpinan Respon Permohonan Masyarakat Marangkayu Terkait Konflik Lahan Bendungan

Advertorial

Bankeu Kukar 2023 Direalisasikan Untuk Tiga Sub Kegiatan Infrastruktur di Daerah

Pemerintah

Pemkab Kukar Menggelar Pameran Kearsipan 2026, Tampilkan Arsip Masa Lampau Hingga Modern

Advertorial

Pemkot Bontang Belajar dari Pemkab Kukar Terkait Pemberian Dana Kredit Bunga Nol Persen Bagi Masyarakat