KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Untuk mengatasi maraknya persoalan Kesehatan mental yang dialami pemuda, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kutai Kartanegara (Kukar) akan meluncurkan program ODA Kesehatan Pemuda.
Ketua KNPI Kukar, Rian Tri Saputra, menegaskan bahwa program ini lahir dari kepedulian terhadap meningkatnya persoalan kesehatan mental di kalangan generasi muda.
Rian mengatakan bahwa isu kesehatan mental kini menjadi persoalan yang sangat serius dan berdampak langsung terhadap kehidupan sosial.
“ODA Kesehatan Pemuda ini berangkat dari kepedulian kami di KNPI Kukar bahwa kesehatan mental itu perlu. Hari ini isu kesehatan mental itu sangat luar biasa, berdampak kepada kehidupan sosial masyarakat,” ujarnya.
Ia menilai banyak anak muda yang mengalami tekanan mental hingga berujung pada tindakan berisiko.
Ia banyak melihat anak muda sekarang cepat putus asa ketika tidak mampu menggapai cita-cita, tidak sedikit yang menggunakan narkoba hingga bunuh diri.
Melihat fenomena tersebut, KNPI Kukar mengambil langkah konkret dengan menghadirkan layanan konseling terbuka.
“Kita mulai dari Kukar. Di KNPI Kukar nanti ada psikolog yang mendampingi, mereka bisa curhat,” jelas Rian.
Program ini juga menyasar para peserta tes ikatan dinas yang membutuhkan penguatan motivasi dan pendampingan mental.
Pihaknya menggandeng program ikatan dinas di Dispora Kukar, sejumlah sekolah ikatan dinas yang dilibatkan.
Nanti anak muda yang tes perlu pendampingan motivasi mental. Di KNPI Kukar disiapkan psikolognya dan langsung dampingi.
Sebagai bagian dari peluncuran program, KNPI Kukar juga menyiapkan kegiatan sosial lainnya. Rencananya launching dirangkai dengan sunat massal gratis untuk 100 anak kaum dhuafa.
Ia menegaskan bahwa seluruh inisiatif ini merupakan upaya untuk menghidupkan kembali peran KNPI Kukar setelah sekian tahun vakum.
“Saya bersama Mbak Sekjen ingin membangkitkan kembali KNPI Kukar yang sudah sekian tahun,” utupnya. (ltf/fdl)










