Home / Pemerintah / Pendidikan-Kesehatan

Kamis, 27 November 2025 - 14:33 WIB

Dorong Revitalisasi dan Minat Generasi Muda Melalui Festival Museum Kayu Tuah Himba 2025

Pembukaan Festival Museum Kayu Tuah Himba 2025 (Latif)

Pembukaan Festival Museum Kayu Tuah Himba 2025 (Latif)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Asisten II Setkab Kutai Kartanegara (Kukar) Ahyani Fadianur Diani membuka Festival Museum Kayu Tuah Himba, pada Kamis (27/11/2025). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini dirangkai dengan berbagai program inovatif yang dirancang untuk menarik kembali minat kunjungan masyarakat, khususnya generasi muda.

Melalui ragam kegiatan seni, edukasi, hingga konten digital, festival ini diharapkan mampu membangun kembali koneksi emosional antara masyarakat dengan destinasi budaya daerah.

Ahyani Fadianur Diani menyampaikan bahwa Museum Kayu Tuah Himba merupakan aset berharga yang menyimpan kekayaan warisan budaya Kukar. Namun beberapa tahun terakhir, terutama setelah pandemi, kunjungan masyarakat menurun drastis.

“Kalau dulu bisa mencapai 20 sampai 40 pengunjung per hari, sekarang hanya sekitar 2 sampai 3 orang saja.Melalui festival ini, kita ingin kembali meningkatkan minat kunjungan, khususnya dari adik-adik pelajar dan mahasiswa,” ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Kukar Serahkan Penghargaan kepada 30 Desa Berstatus Mandiri

Ia menegaskan pentingnya revitalisasi museum agar tampil lebih representatif dan menarik. Ia menyebut bahwa museum ini perlu penambahan konten, inovasi, dan pembaruan fasilitas agar dapat berfungsi optimal sebagai pusat pariwisata budaya di era modern.

“Ke depan museum ini harus lebih baik, bukan hanya menampilkan koleksi yang itu-itu saja. Harus ada inovasi supaya museum lebih relevan dan menarik,” katanya.

Festival Museum Kayu Tuah Himba 2025 digelar sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi-misi Kukar Idaman Terbaik, khususnya pada pengembangan SDM yang unggul dan berbudaya. Pemerintah daerah juga ingin mendorong pariwisata edukatif yang selaras dengan penguatan ekonomi kreatif lokal.

Baca Juga :  Polisi Buru Pelaku Pencurian Tembaga di Gedung Ekraf Kukar, Kerugian Ditaksir Mencapai Rp1 Miliar

Rangkaian kegiatan festival meliputi lomba kriya kayu bertema objek pemajuan kebudayaan dan cagar budaya, peluncuran dokumentasi budaya digital, serta game edukasi interaktif. Selain itu, terdapat workshop, pameran karya, hingga talk show yang menghadirkan para pengrajin dan budayawan.

Ia pun mengapresiasi penampilan kesenian lokal seperti tarsul dan cerita berbahasa Kutai. Ia menyebut kemampuan generasi muda melestarikan bahasa daerah sebagai kebanggaan tersendiri bagi Kukar.

“Besar harapan saya Festival Museum Kayu Tuah Himba ini bisa menjadi titik balik kebangkitan museum sebagai destinasi edukasi utama di Kabupaten Kutai Kartanegara,” pungkasnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Anggota DPRD Kaltim Desak Pemerintah Pusat Mininjau Kebijakan Efisiensi Anggaran

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Jelaskan Manfaat Gebyar UMKM, Tingkatkan Pendapatan Pedagang

Advertorial

Wakil Ketua DPRD Kaltim Sebut Pembangunan IKN Tidak Akan Menimbulkan Kerusakan Hutan

Advertorial

Run Street Ramadan Kukar Idaman Cup Beri Dampak Positif Bagi Pelaku UMKM

Advertorial

Bupati Kukar Tekankan Pentingnya Menentukan Prioritas Pembangunan dalam Forum Musrenbang RKPD 2026

Advertorial

Dorong Percepatan Penerapan SPBE di OPD, Kadiskominfo Kukar Buat Terobosan Baru Bernama LOBI KU

Advertorial

Kepala DPMD Paparkan Hasil Evaluasi Capaian 2023 dan Target Program 2024

Bisnis

Dinas Koperasi dan UKM Kukar Luncurkan Program Jadi Pengusaha untuk Cetak Wirausaha Baru