Home / Olahraga dan Kesehatan / Pemerintah

Jumat, 23 Januari 2026 - 13:29 WIB

Dispora Kukar Tegaskan Seluruh Atlet yang Bertanding di Porprov Putra Daerah, 56 Cabor Siap Berlaga

Aji Ali Husni - Kepala Dispora Kukar (Latif/Eksposisi)

Aji Ali Husni - Kepala Dispora Kukar (Latif/Eksposisi)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) menegaskan komitmennya untuk mendukung atlet asli daerah pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur (Kaltim) mendatang.

Penegasan ini disampaikan Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menanggapi isu penggunaan atlet luar daerah oleh beberapa cabang olahraga (cabor), pada Jumat (23/01/2026).

Ali mengatakan, sejak lama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar bersama KONI telah bersepakat untuk memprioritaskan atlet yang benar-benar berasal dari Kukar.

Atlet yang tidak berdomisili dan tidak memiliki KTP Kukar dipastikan tidak akan difasilitasi maupun didaftarkan.

Terkait cabor bowling yang disebut-sebut menggunakan atlet luar karena keterbatasan fasilitas latihan di Kukar, Ali menjelaskan bahwa persoalannya bukan semata fasilitas. Menurutnya, bowling saat ini juga sudah tidak lagi masuk dalam daftar cabang olahraga yang dipertandingkan di bawah naungan KONI.

Baca Juga :  Kepemimpinan Edi-Rendi Sejahterakan Masyarakat, Program 25 Ribu Nelayan Produktif Telah Capai Target

“Bukan karena kita tidak punya fasilitas, tapi bowling ini berdasarkan informasi dari teman-teman KONI sudah tidak termasuk dalam cabor yang dipertandingkan,” jelasnya.

Meski demikian, Dispora Kukar terus berupaya melengkapi dan mengaktifkan seluruh cabor yang ada melalui pembenahan kepengurusan, penguatan konsep pembinaan prestasi, pencarian bibit atlet, hingga pemenuhan sarana dan prasarana olahraga.

Ia menyebutkan, secara keseluruhan Kukar siap mengikuti 56 cabang olahraga pada Porprov mendatang. Hampir seluruh cabor telah dipastikan siap berlaga, kecuali cabang olahraga laut seperti layar yang tidak diikuti karena keterbatasan sumber daya.

“Insya Allah ada 56 cabor yang kita ikuti dan semuanya siap untuk Porprov. Atletnya kita jamin dari Kukar semua, tidak ada dari luar daerah,” katanya.

Namun demikian, Dispora Kukar masih membuka peluang merekrut pelatih dari luar daerah, khususnya pelatih yang memiliki standar dan kompetensi tertentu untuk mendukung peningkatan prestasi atlet Kukar.

Baca Juga :  Sekda Kukar Dampingi Gubernur Kaltim Lakukan Monitoring Kesiapan PSU Pilkada

Ia mengungkapkan bahwa koordinasi intensif telah dilakukan bersama KONI dan masing-masing cabor. Rapat koordinasi, komunikasi teknis, hingga pemaparan hasil ekspos dari KONI telah berjalan.

Dispora Kukar juga telah melakukan penjajakan awal ke Kabupaten Paser terkait kebutuhan akomodasi, seperti hotel dan fasilitas pendukung lainnya, guna mengantisipasi keterbatasan tempat karena tingginya kebutuhan dari kabupaten/kota peserta Porprov.

“Kita harus siapkan dari sekarang. Kalau tidak, kita khawatir nanti tidak kebagian fasilitas karena harus bersaing dengan daerah lain,” ujarnya.

Selain itu, koordinasi dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) terus dilakukan, khususnya untuk usulan penambahan anggaran training center (TC).

“TC ini penting agar atlet bisa lebih fokus menjalani latihan dan persiapan menuju Porprov,” pungkasnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Ketua DPRD Kukar Hadiri Peresmian Kampung Bebas Narkoba

Advertorial

Pemkab Kukar Bersinergi dengan Perusahaan Swasta Berikan Beasiswa untuk Pelajar

Advertorial

Bupati Kukar Panen Sayur di Kelurahan Maluhu, Dorong Peningkatan Kualitas Pertanian dan Regenerasi Petani Muda

Advertorial

Bupati Kukar Bersama Poktan di Kecamatan Marangkayu Menanam Jagung Pipil Serentak

Advertorial

Slamet Hadi Raharjo Melantik Pengurus DPC Ikapakarti Kecamatan Loa Kulu

Advertorial

Wabup Kukar Safari Ramadan ke Kecamatan Sangasanga, Silaturahmi Bersama Masyarakat di Masjid Baitul Amin

Advertorial

Pemkab Kukar Menghadiri Ekpose Hasil Pemetaan Batas Delineasi di IKN

Pemerintah

Kukar Terima 11 Unit Pompa Air dari Pemerintah Pusat untuk Tangani Karhutla dan Kekeringan Lahan Pertanian