Home / Bisnis / Ekonomi / Energi

Selasa, 21 Februari 2023 - 20:01 WIB

PT PHM Berhasil Memproduksi Gas 632 Juta Standar Kaki Kubik Pada Awal Tahun 2023

BALIKPAPAN, eksposisi.com – PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) berhasil mencatatkan kinerja positif dengan memproduksi 632.5 juta standar kaki kubik (MMscf) gas pada 19 Februari 2023, yaitu 112% dari target RKAP yang telah ditetapkan year to date (YTD).

Pencapaian ini menyamai produksi PHM dua tahun silam, tepatnya 21 Februari 2021 yang mencapai diatas 600 MMscf.

General Manager PHM, Krisna, mengatakan bahwa angka produksi ini merupakan pencapaian yang luar biasa karena hampir semua lapangan di PHM sudah memasuki usia mature dan mengalami natural production declining rate yang tinggi.

“Di PHM, kami terus berupaya menahan laju penurunan produksi dengan menerapkan berbagai inovasi dan teknologi yang tepat sehingga menghasilkan kinerja yang lebih baik, lebih cepat dengan biaya yang lebih efisien,” ungkapnya.

Keberhasilan PHM ini tidak lepas dari insentif migas yang telah diberikan pemerintah pada awal tahun 2021 sehingga dapat memelihara tingkat keekonomian proyek hulu migas yang dikelola oleh PHM. Insentif migas membuka peluang bagi PHM untuk melanjutkan program kerja pengembangan WK Mahakam secara lebih ekstensif, termasuk program eksplorasi sumur baru.

Baca Juga :  Transfer Dana Pusat Baru 25 Persen, Pemkab Kukar Prioritaskan Program Kerakyatan

“Berkat insentif migas, pada tahun 2022 yang lalu kami berhasil merealisasikan tajak 96 sumur pengembangan dan 1 sumur eksplorasi,” jelasnya.

Direktur Utama PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), Chalid Said Salim, mengatakan bahwa pencapaian tersebut diraih atas optimalisasi dan kolaborasi dari berbagai pemangku kepentingan.

“Kami percaya bahwa tingkat keekonomian yang baik akan menjamin keberlangsungan investasi dan produksi migas perusahaan yang diperlukan untuk mendukung pencapaian target produksi nasional,” ujar Chalid.

Pada Kunjungan Kerja Anggota Komisi VII DPR RI ke PHM (17/1) lalu, Wahju Wibowo selaku Deputi Eksploitasi SKK Migas menyampaikan, bahwa insentif yang diberikan bertujuan agar investasi di bidang migas tetap menarik.

Baca Juga :  Syukuran HUT ke-15, Ketua DPC Gerindra Kubar Mengajak Kader Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat

“Pada dasarnya bila (insentif) tidak diberikan kepada KKKS yang membutuhkan, industri migas ini tidak berjalan optimal. Insentif ini diberikan agar investasi di migas ini tetap menarik. Selain itu, pemberian insentif memberikan waktu untuk mengembangkan hasil eksplorasi,” katanya.

PT PHM merupakan anak perusahaan Pertamina Hulu Indonesia (PHI) yang menjalankan operasi dan bisnis hulu migas sesuai prinsip ESG (Environment, Social, Governance) di Wilayah Kerja Mahakam di Kalimantan Timur.

PT PHM bersama  anak perusahaan dan afiliasi PHI lainnya terus melakukan beragam inovasi dan aplikasi teknologi dalam menghasilkan energi yang selamat, efisien, handal, patuh, dan ramah lingkungan demi mewujudkan #EnergiKalimantanUntukIndonesia. (bpn)

Share :

Baca Juga

Bisnis

Stok Elpiji Nasional Disebut Cukup, Agen di Kukar Pastikan Pasokan Masuk Setiap Hari

Bisnis

Kejari Kukar Soroti Dugaan Penyalahgunaan Kios Tangga Arung Square

Bisnis

Maknai Mayday, SMSI Kukar Dorong Terwujudnya Rasa Aman Bagi Pekerja Pers

Bisnis

Badan Pangan Nasional Beri Peringatan, Minyak Goreng Curah Tak Boleh Dikemas di Botol Air Mineral Bekas

Ekonomi

Ramai Keluhan Status Desil, Dinsos Kukar Tegaskan Data Dapat Diperbarui Setiap Bulan

Advertorial

Kembangkan Tanaman Kakao, Masyarakat Desa Lung Anai Bisa Produksi Coklat Batangan

Bisnis

Keselamatan Kerja Menjadi Perhatian Serius Dalam RAT Koperasi TKBM Karya Sejahtera

Ekonomi

APBD Kukar 2026 Disetujui Sebesar Rp7,116 Triliun, Sekda Memastikan Pembangunan Berjalan Sesuai Ketentuan