Home / Advertorial / Pemerintah

Jumat, 22 November 2024 - 17:56 WIB

Anggota DPRD Kutim Soroti Kurangnya Tenaga dan Fasilitas Pendidikan

Syaiful Bakhri - Anggota DPRD Kutai Timur

Syaiful Bakhri - Anggota DPRD Kutai Timur

KUTAI TIMUR, eksposisi.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim), Syaiful Bakhri, mengungkapkan keprihatinannya terhadap kurangnya tenaga pendidik dan fasilitas pendidikan di daerah-daerah terpencil.

Ia menilai bahwa pertumbuhan jumlah sekolah dan permintaan pembangunan ruang kelas baru tidak sebanding dengan ketersediaan tenaga pengajar yang memadai.

“Penambahan sarana sekolah seperti gedung tentu membutuhkan tenaga pengajar baru. Namun, aturan pemerintah yang melarang pengangkatan tenaga honorer menjadi kendala besar,” katanya.

Ia memberikan contoh konkret mengenai kondisi di Dusun Kudung, Kecamatan Bengalon, yang merupakan bagian dari Daerah Pemilihan (Dapil) 2.

Baca Juga :  Bupati Berikan Bantuan Dana Pembangunan Masjid Ad Da.wah di Desa Loa Duri Ilir

“Di wilayah ini, akses ke sekolah terdekat memerlukan perjalanan hingga 5 kilometer. Beberapa sekolah, seperti yang berada di PT Anugerah Energitama, sudah kelebihan kapasitas, sementara di desa persiapan Tepian Budaya, warga mengusulkan pembangunan gedung baru,” ungkapnya.

Syaiful juga menekankan pentingnya fasilitas pendidikan yang memadai, seperti laboratorium komputer, laboratorium IPA, dan perpustakaan.

“Sekolah-sekolah di pinggiran masih minim fasilitas ini, yang sangat penting untuk mendukung proses belajar mengajar,” tambahnya.

Ia menjelaskan bahwa setiap sekolah harus memenuhi standar tertentu sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Menurut aturan, setiap sekolah harus memenuhi standar tertentu, termasuk tenaga pendidik minimal S1, ruang belajar yang memadai, dan fasilitas pendukung lainnya,” jelasnya.

Baca Juga :  Peringati Hari Sumpah Pemuda, Pemkab Kukar Menggelar Anugerah Pemuda dan Olahraga

Selain itu, politisi dari Partai Kesejahteraan Rakyat (PKS) tersebut juga menyoroti perlunya pengadaan transportasi bagi siswa yang tinggal jauh dari sekolah.

“Beberapa perusahaan swasta, seperti PT Anugerah Energitama dan PT Bima Palma Nugraha, telah menyediakan bus sekolah bagi anak karyawan mereka. Saya mendorong pemerintah untuk mengadopsi pendekatan serupa bagi sekolah negeri yang sulit dijangkau. Nah sekarang itu nanti akan kita dorong juga pemerintah untuk memfasilitasi transportasi bagi siswa. Kenapa tidak, ya kan?,” tutupnya. (adv/dprd/kutim)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Menyayangkan Masih Adanya Ketidaksetaraan Terhadap Layanan Kesehatan

Advertorial

Disdikbud Kukar Menjadwalkan Pelaksanaan SPMB Setelah Masa Kelulusan Siswa

Advertorial

Ardiansyah Sulaiman Buka Turnamen Panahan Bertajuk TAT Bupati Cup Kutim 2023

Advertorial

TP PKK Tenggarong Optimis Menang Lomba Pada Ajang HKG Tingkat Kabupaten

Advertorial

Petani Milenial Kukar Inginkan Edi Damansyah Kembali Jadi Bupati untuk Periode Kedua

Advertorial

Kolam Renang Berstandar Internasional Dibangun di Kutim, Ketua DPRD Berikan Apresiasi

Advertorial

Anggota DPRD Kaltim Desak Pemerintah Pusat Mininjau Kebijakan Efisiensi Anggaran

Advertorial

Wiyono Dorong ASN Bekerja untuk Memberikan Manfaat ke Masyarakat Pada Moment Hari Bakti ke-78 PU