Home / Advertorial / Pemerintah

Selasa, 3 Desember 2024 - 16:14 WIB

Anggota DPRD Kutim Dorong Pemkab Beri Dukungan Penuh Kembangkan Sektor Pertanian

Hasbollah - Anggota DPRD Kutai Timur

Hasbollah - Anggota DPRD Kutai Timur

KUTAI TIMUR, eksposisi.com – Upaya untuk mendorong pengembangan sektor pertanian di menjadi langkah baru yang kini di lirik banyak pihak. Bahkan Istilah Petani millenial sempat di gaungkan Menteri Pertanian Indonesia saat ini untuk memberikan peluang generasi muda unjuk kreatifitas lewat bertani.

Menanggapi hal itu, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Hasbollah mengaku memiliki pandangan yang sama dengan sang menteri

“Lahan kita kan ini menyusut setiap tahun karena kita ini kekurangan petani apalagi generasi kitakan rata rata ke ranah industri kemudian alih fungsi lahan atau komoditi jadi banyak sawah ditanami pisang dan sebagainya,” kata Hasbollah .

Baca Juga :  Safari Ramadan di Muara Jawa, Wabup Kukar Hadirkan Penyanyi Religi Opik

Hasbollah mengaku prihatin dengan penurunan minat pertanian tersebut padahal sektor itu cukup menjanjikan jika di geluti dengan sungguh-sungguh.

“Kenapa karena hampir sektor pertanian kita terlihat tidak menjanjikan kesejahteraan padahal kalau mau di hitung padi atau sawah itu lebih banyak hasilnya,” terangnya.

Politisi partai Golkar itu juga mengatakan bahwa perlu adanya strategi khusus untuk mengembangkan minat sektor pertanian untuk generasi sekarang.

“Contoh setiap harga beras naik pemerintah kan selalu mengkondisikan operasi pasar supaya harga beras tidak naik nah ini kapan sejahteranya petani kalau seperti ini caranya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Hasbollah sangat mendorong sektor pertanian di Kutim ini bisa menjadi industri pertanian.

Baca Juga :  Meriahkan HUT ke-78 RI, Ketua DPRD Kukar Menggelar Lomba Layangan Aduan

“Lihatlah jepang, thailand mereka semua industri pertanian bisa kok kita kalau berpikir kesitu, kalau masih makai cangkul gak ada yang mau generasi kita jadi ini harus di perbaharui pola pikir dan strateginya,” ujarnya.

Selain itu, Hasbollah juga menambahkan bahwa dirinya juga datang dari kalangan petani

“Saya tau karena saya ini juga petani harga beras kan selalu di tekan sementara produksinya terus meningkat harga pokok selalu tinggi jadi kapan sejahteranya mana prosesnya panjang bangetkan kan petani itu kasian jadi harus di ubah mindset metodenya,” tutupnya. (adv/dprd/kutim)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Bupati Kukar Serahkan Sarana dan Prasarana Pertanian di BBI Loa Kulu

Advertorial

Anggota DPRD Kaltim Mendukung Rencana Pembangunan SMA Terbuka di Kukar

Advertorial

Miliki SKB Terbanyak di Indonesia, Upaya Disdikbud Kukar Tekan Angka Putus Sekolah

Advertorial

Disdikbud Kukar Dorong Pengembangan Kegiatan P5 untuk Hasilkan Karya Kreativitas

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Soroti Kelangkaan BBM, Pembentukan Tim Terpadu Segera Penanganan Antrian

Advertorial

Kelurahan Jahab Akan Jadi Tuan Rumah MTQ Tingkat Kecamatan Tenggarong

Advertorial

Edi Damansyah Melantik Pengurus KTNA Kecamatan Marangkayu

Pemerintah

Anggota DPRD Kutim Ingin Memperjuangkan Kepentingan Masyarakat di Bidang Pertanian