Home / Advertorial / Pemerintah / Politik

Minggu, 4 Agustus 2024 - 20:49 WIB

Anggota DPRD Kutim Terima Usulan Masyarakat untuk Pengembangan Pariwisata dan Peningkatan Layanan Kesehatan

Arang Jau - Angola DPRD Kutai Timur

Arang Jau - Angola DPRD Kutai Timur

KUTAI TIMUR, eksposisi.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Arang Jau mengungkapkan, dirinya mendapatkan usulan dari masyarakat terkait pengembangan di bidang pariwisata dan peningkatan layanan di bidang kesehatan. Ia mengungkapkan, bahwa permintaan tersebut diterima saat dirinya melakukan reses di daerah pemilihannya (Dapil).

Arang Jau menekankan bahwa semua usulan yang diterima akan menjadi prioritas utama.

“Semua prioritas, di bidang kesehatan ada usulan juga masyarakat. Fasilitas di puskesmas itu kan tidak memadai seperti selimut, tiang infus itu saja sudah tidak layak, artinya itu semua kita sesuaikan dengan anggaran yang ada,” ungkap Arang, Rabu (02/8/2024).

Sementara di bidang pariwisata, Arang jau mengatakan bahwa di Kecamatan Kongbeng dan Muara Wahau memiliki potensi pariwisata yang belum sepenuhnya dikembangkan.

Baca Juga :  Bupati Kukar Meresmikan Masjid Al-Idzhar di Kecamatan Sebulu

“Di bidang pariwisata disana kan, tempat-tempat yang meliki potensi di kembangkan untuk jadi wisata di Kecamatan Kongbeng dan Kecamatan Muara Wahau itu titik-titik yang bagus. Wisata alam seperti Hutan, Gunung, Sungai kan bagus daerah sana. artinya banyak sudah saya membantu di bidang pariwisata itu,” jelasnya.

Arang Jau berharap, pemerintah dapat membantu memaksimalkan potensi wisata yang ada di Kutim, dengan pembangunan dan perbaikan fasilitas destinasi wisata.

“Potensi yang ada yah, harus di mulai pekerjaan yang juga bisa mengembangkan potensi itu. Seperti kalau ada anggaran perubahan lagi, nanti saya akan rencanakan pengadaan rumah pohon dan kalau perlu ada lebih kita bangunkan homestay hingga gazebo dan toiler juga nantinya,” ucapnya.

Baca Juga :  Sungai di Desa Panca Jaya akan Dinormalisasi dengan Bantuan TNI

Arang juga menyampaikan beberapa kendala yang dihadapi dalam pengembangan pariwisata, seperti infrastruktur jalan yang masih tidak memadai.

“Kekurangan di bidang pariwisata adalah kita masih menggunakan jalan perusahaan, bukan jalan aspal. Tapi kita manfaatkan saja dulu jalan perusahaan itu. Kalau dampak dari pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur memberikan keuntungan, jalan-jalan ini bisa saja nanti diaspal. Intinya yang penting kita memulainnya dulu wisata ini kan program pusat juga kan, ini yang mana ada potensi wisata yang perlu kita kembangkan,” paparnya. (adv/dprd/kutim)

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Pemulihan Temuan BPK Rp9,5 Miliar di Disdikbud Kukar Masih Berproses, Sebagian Dana Telah Dikembalikan

Advertorial

Kutim Pecahkan Rekor MURI Kategori Melukis Batik Wakaroros Terbanyak

Advertorial

Bupati Kukar Meresmikan Posyandu Desa Teluk Dalam dan Bersilaturahmi Bersama Masyarakat

Advertorial

Pemkab Kukar Laporkan Data Penerima Bantuan Sosial Terbaru Kepada Kemensos RI

Pemerintah

Bupati Kukar Beri Peringatan ke Jajaran: Kalau Tak Sanggup Jadi Pejabat, Mundur Jangan Jadi Beban

Bisnis

Sistem Parkir di Tangga Arung Square akan Dirombak, Pemkab Kukar Siapkan Skema Cashless dan Revisi Perda

Advertorial

Disdikbud Kukar Menggelar Wokshop Penguatan Literasi dan Numerasi Melalui Penggunaan Alat Peraga Edukatif

Advertorial

Pesisir Bersholawat 2024 Akan Digelar di Samboja, Wabup Kukar Ajak Masyarakat Sholawat Bersama