Home / Advertorial / Ekonomi / Pemerintah / Pendidikan-Kesehatan / Politik

Selasa, 24 Oktober 2023 - 08:11 WIB

APBD Kaltim Meningkat Drastis, Anggota DPRD Kaltim Ingatkan Pemprov Perhatikan Isu Krusial Untuk Ditangani

Salehuddin - Anggota DPRD Kaltim

Salehuddin - Anggota DPRD Kaltim

KALIMANTAN TIMUR, eksposisi.com – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalimantan Timur (Kaltim) tahun ini naik drastis. Dari prediksi awal mencapai Rp14 triliun, namun menjadi Rp25 triliun.

Dengan naiknnya APBD ini, Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Salehuddin mengapresiasi kinerja pemerintah. Menurutnya struktur APBD meningkat berkat kerja keras pemerintah.

Namun, di sisi Salehuddin melihat tantangan serius. Beberapa indikator (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) RPJMD yang belum terpenuhi.

“Masih ada isu krusial yang belum terselesaikan. Misalnya, kemiskinan, stunting, dan partisipasi anak-anak di Kaltim,” ujar Salehuddin.

Baca Juga :  Dukung Pembangunan, DPRD Kukar Mendapat Penghargaan dari Pemdes Batuah

Menurutnya APBD yang melonjak memberi potensi besar bagi Kaltim, asalkan dikelola dengan bijak dan efektif.

Pemangku kepentingan di Kaltim harus bekerja sama dan berkoordinasi dengan baik, serta harus menangani masalah-masalah krusial seperti kemiskinan, stunting, dan pendidikan. Agar masyarakat Kaltim merasakan manfaat nyata dari APBD yang besar ini.

Ia mengungkapkan isu krusial lainnya adalah putus sekolah. Sekitar lima ribu siswa SMA dan SMK di Kaltim berhenti sekolah.

“Ini menunjukkan bahwa pendidikan di Kaltim perlu ditingkatkan. Baik akses maupun kualitasnya,” katanya.

Baca Juga :  Program Pemkab Kukar "Terang Kampongku" Meraih Penghargaan Pada Anugerah Multy Award Mulawarman University

Salehuddin berharap APBD yang besar ini digunakan dengan efisien dan efektif. Tujuannya adalah menangani isu krusial tersebut. Jangan sampai APBD yang besar malah sia-sia. Masalah-masalah di Kaltim harus terselesaikan.

Ia juga meminta perangkat daerah untuk mempercepat realisasi anggaran. Dana yang dialokasikan harus menyentuh kepentingan masyarakat.

“Jangan sampai terjadi SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran) maupun hal-hal yang menghambat program-program pemerintah,” tutupnya. (adv)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Dugaan Peredaran BBM Berkualitas Buruk Kembali Mencuat, Membuat Anggota DPRD Kaltim Geram

Bisnis

Perpustakaan Desa Kota Bangun III Raih Juara I Lomba Literasi Kukar 2025

Advertorial

Seratus Hari Kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, Anggota DPRD Sebut Ini Fase Konsolidasi

Advertorial

Bupati Kukar Serahkan Bantuan Alsintan dan Pupuk Bagi Petani di Kecamatan Tenggarong Seberang

Bisnis

Pemprov Kaltara Belajar Pengelolaan dan Pengembangan Kratom ke Kukar

Advertorial

Bupati Kukar Pimpin Apel Pencanangan BBGRM ke-XXI Tingkat Kabupaten

Advertorial

Dinas PU Kukar Kucurkan Rp330,28 Miliar Untuk Rekonstruksi Jalan Pada Tahun 2023

Advertorial

Desa Tuana Tuha Menggelar Turnamen Sepak Bola, 60 Kuota Tim Disiapkan