Home / Advertorial / Pemerintah

Rabu, 16 November 2022 - 17:19 WIB

Balibangda Kukar Menggelar Seminar Tentang Indeks Kebahagiaan Masyarakat

Sekretaris Balitbangda Kukar Pahmiadi, saat membuka Seminar Partisipasi Masyarakat Tentang Indeks Kebahagian

Sekretaris Balitbangda Kukar Pahmiadi, saat membuka Seminar Partisipasi Masyarakat Tentang Indeks Kebahagian

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com –  Badan Penelitian Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Seminar Partisipasi Masyarakat Tentang Indeks Kebahagian, di Ruang Rapat Balitbangda, pada Rabu (16/11/2022).

Seminar tersebut diikuti Badan Pusat Statistik (BPS) Kukar, serta sejumlah kecamatan di Kukar. Seminar diisi dengan dialog dan pembahasan terkait indeks kebahagiaan antara yang hadir.

Sekretaris Balitbangda Kukar Pahmiadi, saat membuka acara tersebut mengatakan, indeks kebahagiaan tersebut dikaji bekerjasama dengan Universitas Surabaya.

Adapun pengukuran indeks kebahagiaan tersebut tidak selalu melihat materi yang dimiliki masyarakat, karena hal tersebut tidak mempengaruhi indeks kebahagiaan. Demikian juga terkait kebiasaan mandi dan mencuci di sungai, hal ini merupakan budaya masyarakat Kukar yang berada di tbantaran Sungai Mahakam maupun danau, jadi bukan mengenai keterbatasan.

Baca Juga :  SDN 018 Tenggarong Seberang Telah Menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar

“Jadi banyak faktor yang mempengaruhi indeks kebahagiaan masyarakat, tidak selalu melihat materi dan budaya masyarakat,” ujarnya.

Pahmiadi berharap seminar tersebut dapat menghasilkan rekomendasi bagi Pemkab Kukar untuk mengambil kebijakan terkait bagaimana membahagiakan masyarakat.

Adapun rekomendasi yang dihasilkan, yakni perlunya meningkatkan dimensi kebahagiaan perasaan, hal ini terkait psikologi, kebijakan, termasuk hiburan.

Baca Juga :  Disdikbud Kukar Menggelar MGMP untuk Tingkatkan Kompetensi Guru Mata Pelajaran di Sekolah

Selanjutnya, meningkatkan kepuasan hidup, baik personal yang terkait pendapatan rumah tangga, maupun sosaial/budaya seperti festival budaya dan revitalisasi penguatan identitas kultural asli Kukar.
Kemudian meningkatkan makna hidup, hal ini terkait hubungan positif dengan orang lain.

Dari aspek Kesejahteraan yang perlu ditingkatkan adalah keberlanjutan, terutama pada sumber daya ekonomi. Serta kebijakan monitoring indeks kebahagiaan perlu dilakukan untuk melihat policy progression atau kebijakan kemajuan.

“Hal ini untuk mewujudkan tujuan Kukar Idaman yaitu mencapai masyarakat Kukar yang sejahtera dan bahagia,” jelasnya. (adv)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Ketua DPRD Kaltim Soroti Alokasi APBD Sebesar 20 Persen untuk Sektor Pendidikan Belum Optimal

Advertorial

Disdikbud Kukar Menggelar Pembekalan Penguatan Bagi Calon Peserta PPG Tingkat PAUD

Advertorial

Dikeluhkan Masyarakat, Dinas PU Pastikan Perbaikan Jembatan Sambera Segera Rampung

Advertorial

Poktan Karya Tani Desa Bangun Rejo Panen Padi Organik, Bupati Kukar Beri Apresiasi

Ekonomi

Pohon Hayat Jadi Logo Baru IKN Nusantara, Presiden Jokowi Jelaskan Filosofinya

Pemerintah

TIFAF 2022 akan Digelar Juli, Didukung Langsung Kemeparekraf RI

Pemerintah

Gubernur Kaltim Tinjau Pembangunan Infrastruktur di Kukar

Advertorial

DPRD Kukar Gelar Rapat Paripurna Istimewa PAW, Salehudin Resmi Dilantik