Home / Advertorial / Pemerintah / Pendidikan-Kesehatan

Senin, 7 Juli 2025 - 20:42 WIB

Disdikbud Kukar Menggelar Bimtek Penyusunan Silabus Muatan Lokal Bagi Guru dan Kepala Sekolah

Bimtek Penyusunan Silabus Muatan Lokal Bagi Guru dan Kepala Sekolah yang digelar Disdikbud Kukar

Bimtek Penyusunan Silabus Muatan Lokal Bagi Guru dan Kepala Sekolah yang digelar Disdikbud Kukar

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan silabus muatan lokal bagi guru dan kepala sekolah dasar (SD), pada Senin (7/7/2025).

Kegiatan ini dilangsungkan di Hotel Grand Fatma Tenggarong dan berlangsung selama tiga hari hingga 9 Juli 2025.Bimtek tersebut dibuka oleh Kepala Disdikbud Kukar, Thauhid Afrilian Noor.

Dalam  pelaksanaannya, kegiatan ini turut menggandeng Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur sebagai narasumber.

Menurut Thauhid, fokus utama Bimtek adalah penyusunan silabus muatan lokal untuk Bahasa Inggris dan Bahasa Kutai. Ia menilai pentingnya muatan lokal dalam pembelajaran untuk menumbuhkan karakter siswa yang selaras dengan nilai-nilai budaya daerah.

Baca Juga :  Sekda Kukar Hadiri Rakornas Persikan Pengadaan ASN yang Digelar Kemen PAN-RB

“Muatan lokal ini bukan sekadar pelengkap, tetapi bagian dari upaya membentuk pemahaman anak sejak dini terhadap bahasa dan budaya mereka sendiri,” ujarnya.

Thauhid juga mengungkapkan bahwa sebelumnya terdapat kendala teknis dalam penggunaan buku ajar Bahasa Kutai. Oleh karena itu, pihaknya kini sedang menyusun ulang materi pembelajaran dengan melibatkan para ahli bahasa dari berbagai kecamatan.

“Bahasa Kutai sangat kaya ragam, berbeda-beda di setiap daerah seperti Sebulu, Muara Muntai, maupun Kenohan. Ini menjadi tantangan sekaligus kekayaan yang harus diselaraskan dalam penyusunan bahan ajar,” jelasnya.

Untuk menunjang pembelajaran, Disdikbud Kukar juga sedang menyiapkan kamus Bahasa Kutai yang akan dicetak dan dibagikan bersama buku ajar ke seluruh sekolah dasar secara gratis.

Baca Juga :  Pjs Bupati Kukar Menghadiri Upacara Umat Hindu di Pura Payogan Agung Kutai

Ia menegaskan bahwa tidak akan ada pembelian mandiri oleh guru maupun siswa, karena seluruh kebutuhan disediakan oleh pemerintah daerah.

Terkait teknis penyusunan, ia menjelaskan bahwa silabus harus dirancang sesuai jenjang dari kelas 1 hingga kelas 6. Meski kompleks, proses ini ditargetkan selesai tepat waktu agar bisa segera diimplementasikan.

“Kami ingin guru tidak hanya sekadar tahu, tetapi benar-benar menguasai silabus dan mampu mengaplikasikannya secara sistematis dalam kegiatan belajar mengajar,” pungkasnya. (adv/disdikbud/kukar)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Bentuk Wirausaha Bidang Olahraga Berprestasi, 20 Atlet Kaltim Diberi Pembekalan

Advertorial

Anggota DPRD Soroti Meningkatnya Angka Pengangguran di Kutim

Advertorial

Sekda Kukar Membuka Survei Akreditasi RSUD AM Parikesit

Bisnis

Sinergi TNI dan PT MHU: Lahan Pascatambang Tumbuhkan Harapan untuk Kemandirian Ekonomi

Advertorial

Puluhan Atlet dari Sejumlah Kecamatan di Kukar Ikuti Kejurkab Tenis Meja 2024

Advertorial

Peringati HUT ke-243 Kota Tenggarong, Wakil Ketua DPRD Kukar Menghadiri Ziarah ke Makam Sultan Aji Imbut

Advertorial

Keberhasilan Kepemimpinan Edi-Rendi, Program 25 Ribu Nelayan Produktif Capai Target

Bisnis

HUT ke-34 Perumda Tirta Mahakam, Fokus Jaga Kontinuitas dan Kualitas Layanan Air Bersih