Home / Ekonomi / Pemerintah

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:27 WIB

Pemkab Kukar Sudah Menyisihkan Rp260 Miliar untuk Bayar Cicilan Pinjaman Bankaltimtara

Sunggono - Sekretaris Daerah Kutai Kartanegara (Latif/Eksposisi)

Sunggono - Sekretaris Daerah Kutai Kartanegara (Latif/Eksposisi)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan komitmennya untuk memenuhi kewajiban pembayaran pinjaman kepada Bankaltimtara sebesar Rp820 miliar, meski penyaluran dana transfer dari pemerintah pusat belum sepenuhnya terealisasi.

Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, mengatakan setiap kali dana transfer dari pemerintah pusat masuk ke kas daerah, pihaknya langsung menyisihkan sekitar 10 hingga 20 persen untuk membayar cicilan pinjaman. Hingga awal Juli 2026, total pembayaran yang telah dilakukan telah mencapai lebih dari Rp260 miliar.

“Setiap ada transfer dari pusat, kita langsung sisihkan sekitar 10 sampai 20 persen untuk mencicil. Sekarang angkanya sudah hampir lebih dari Rp260 miliar yang sudah kita bayarkan,” ujarnya beberapa waktu yang lalu.

Baca Juga :  SMP Negeri 1 Sangatta Utara Menggelar Pesta Karya ke-10

Ia menjelaskan, realisasi transfer dana dari pemerintah pusat ke Kabupaten Kukar saat ini baru mencapai sekitar 29 persen atau senilai kurang lebih Rp1,2 triliun. Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah harus mengelola keuangan secara lebih cermat agar seluruh kewajiban tetap dapat dipenuhi.

Meski demikian, Sunggono menegaskan keterbatasan transfer dana tidak menghentikan pelaksanaan pembangunan. Menurutnya, sejumlah pekerjaan fisik tetap berjalan dengan menerapkan skala prioritas agar anggaran yang tersedia benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Ya tetap ada pembangunan, cuma dilakukan secara selektif. Kita upayakan mana yang paling prioritas dan benar-benar dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  TIFAF 2022 akan Digelar Juli, Didukung Langsung Kemeparekraf RI

Sunggono juga mengaku tetap optimistis target pembayaran pinjaman kepada Bank Kaltimtara dapat dipenuhi hingga akhir tahun. Ia menilai masih besarnya porsi dana transfer yang belum disalurkan pemerintah pusat menjadi harapan bagi daerah untuk menjaga stabilitas fiskal sekaligus menyelesaikan kewajiban pembayaran utang.

“Pilihan kita apa lagi? Baru sekitar 29 persen hak kita yang ditransfer dari pusat, berarti masih ada sekitar 61 persen lagi. Katakanlah sebagian besar itu bisa direalisasikan, insya Allah kewajiban pembayaran pinjaman bisa terpenuhi. Tolong doakan juga teman-teman,” pungkasnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Bisnis

Disperindag Kukar Tegaskan Tarif Retribusi Kios Tangga Arung Square Rp600, Pedagang Dapat Relaksasi Lima Bulan

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Dorong Instansi Terkait Tanggapi Serius Soal Pekerja Anak di Bawah Umur

Advertorial

Disdikbud Kukar Beri Apresiasi kepada Sekolah yang Raih Predikat Adiwiyata

Hukum - Kriminal

Kanwil Kementerian Hukum Kaltim Melakukan Pemantauan dan Pengawasan Terkait Kekayaan Intelektual

Advertorial

Wabup Rendi Solihin Serahkan Bantuan Peralatan dan BLT Bagi Nelayan di Muara Jawa

Advertorial

Sekda Kukar Serahkan SK P3K di Lingkungan Setkab Kukar

Advertorial

Wabup Kukar Ajak Warga Datang ke Ramadhan Keren, Sholawatan Bersama MT Syifaul Qulub

Advertorial

Bupati Kukar Bersilaturahmi Sekaligus Berikan Bantuan Bagi Warga Desa Bukit Raya