Home / Advertorial / Pemerintah

Sabtu, 10 Agustus 2024 - 10:53 WIB

DPRD Kukar Sepakati APBD Perubahan 2024 Sebesar Rp14,3 Triliun

Rapat Paripurna yang digelar DPRD Kukar

Rapat Paripurna yang digelar DPRD Kukar

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2024  Kutai Kartanegara (Kukar) telah disepakati oleh DPRD Kukar senilai Rp 14,3 triliun pada saat rapat paripurna, Jumat (9/8/2024).

Ketua DPRD Kukar, Abdul Rasid memimpin sidang tersebut sementara Sekda Kukar, Sunggono mewakili Pemkab Kukar. Rasid mengapresiasi tim Badan Anggaran (Banggar) dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang telah menyelesaikan proses tersebut.

Baca Juga :  Kembangkan Tanaman Kakao, Masyarakat Desa Lung Anai Bisa Produksi Coklat Batangan

“Alhamdulillah sudah kita sepakati, ada tambahan Rp 1,6 triliun,” kata Rasid.

Tambahan anggaran ini diakui Rasid untuk digunakan untuk pembayaran hutang dan sejumlah kegiatan program. Politisi Golkar ini menambahkan TAPD harus mengoptimalan waktu sisa enam bulan ini untuk anggaran murni yang masih berjalan dan mempersiapkan tambahan perubahan.

Baca Juga :  Bupati Kukar Menerima Kunjungan Rombongan KTNA Nasional

“Karena waktunya singkat, jadi harus dimaksimalkan skema yang epat agar prosesnya berjalan dengan baik,” tutupnya. (adv/dprd/kukar)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Wabup Minta KONI Kutim Terus Memonitor Perkembangan Cabor

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Sebut Aspirasi Masyarakat Menjadi Prioritasnya

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Sebut Tugas Dewan Memang Seharusnya Melayani Masyarakat

Advertorial

Disdikbud Kukar Apresiasi Festival Tari Gandrung di Kelurahan Maluhu

Advertorial

Ramadhani Cup II Kembali Digelar, Fokus Membangun Generasi Muda Lewat Sepak Bola

Advertorial

Asisten I Sektab Menghadiri Halal Bihalal Pengurus DWP Kukar

Pemerintah

Bupati Kukar Pastikan Program RTKU Terbaik Siap Dijalankan, Regulasi dan Skema Pengelolaan Dirapikan

Bisnis

Luhut Sebut Program Kebanggaan Presiden Jokowi Berhasil Meningkatkan Nilai Ekspor Menjadi Rp504 Triliun