Home / Infrastruktur / Peristiwa

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:09 WIB

Jalan Poros Kota Bangun-Kenohan Rusak Parah dan Berlumpur, Sopir dan Perusahaan Bekerjasama Melakukan Penanganan Darurat

Kondisi jalan rusak poros Kota Bangun-Kenohan (Istimewa)

Kondisi jalan rusak poros Kota Bangun-Kenohan (Istimewa)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Kerusakan jalan di kawasan Desa Teluk Muda Kecamatan Kenohan yang merupakan akses penghubung Kecamatan Kota Bangun menuju sejumlah kecamatan paling hulu  di Kukar memantik gerakan spontan dari para sopir dan pihak perusahaan sekitar.

Dengan kondisi jalan yang berlumpur dan berlubang, mereka memilih turun tangan melakukan penimbunan sementara agar arus kendaraan tetap berjalan.

Aksi tersebut melibatkan perusahaan perkebunan bersama PT Agro Bumi Kaltim (ABK). Material batu dan koral didatangkan untuk menutup titik-titik terdalam yang kerap membuat kendaraan terperosok, terutama setelah diguyur hujan.

Kepala Desa Teluk Muda, Aladin, mengaku mengetahui kegiatan tersebut dari informasi yang beredar di media sosial. Ia menyebut belum ada laporan resmi yang masuk ke pemerintah desa, namun membenarkan kondisi jalan memang mengalami kerusakan cukup parah.

Baca Juga :  Jalan Poros Kota Bangun-Tabang Ditargetkan Mulus di Tahun 2025 Mendatang

“Saya juga tahunya dari media sosial. Katanya ada dari ABK bersama sopir yang bantu tutup lubang pakai batu. Kalau laporan resmi ke desa memang belum ada,” ujarnya pada Jumat (27/2/2026).

Menurut Aladin, intensitas hujan yang tinggi mempercepat kerusakan badan jalan. Tanah yang lembek membuat lubang semakin dalam setiap kali dilintasi kendaraan berat, sehingga memperburuk kondisi dari hari ke hari.

“Memang dalam beberapa hari ini hujan hampir tiap malam. Jadi jalannya makin dalam dan berlumpur, apalagi kalau dilewati truk muatan,” katanya.

Kerusakan signifikan diperkirakan membentang hingga beberapa kilometer. Bahkan sempat terjadi antrean panjang karena kendaraan terjebak di kubangan lumpur, menyebabkan arus lalu lintas tersendat dan aktivitas warga terganggu.

Baca Juga :  Pembangunan Kompleks Kemenko di IKN Terus Dikebut, Akan Jadi Kantor 8 Kementerian

Ruas ini merupakan akses vital penghubung antar kecamatan di wilayah hulu Kutai Kartanegara. Selain ke Kenohan, jalur tersebut juga menjadi lintasan menuju Kecamaytan Kembang Janggut, Tabang hingga Kabupaten Kutai Barat, sehingga perannya sangat penting bagi distribusi logistik dan hasil perkebunan.

Pemerintah desa pun berharap ada percepatan penanganan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar agar perbaikan permanen bisa segera direalisasikan, terlebih menjelang Hari Raya Idulfitri ketika mobilitas masyarakat meningkat.

“Mudah-mudahan dari pemerintah kabupaten bisa secepatnya ada pembangunan atau pemeliharaan sebelum hari raya. Karena ini akses satu-satunya, kalau terganggu kasihan masyarakat dan sopir yang bergantung lewat jalur ini,” pungkasnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Minimalisir Banjir, Dinas PU Kukar Usulkan Normalisasi Anak Sungai Tenggarong

Peristiwa

Tokoh Pemuda Kutai Barat Frederick Edwin Beri Bantuan 450 Paket Sembako Bagi Korban Banjir di Muara Lawa

Infrastruktur

Camat Muara Kaman Sebut Pemekaran Wilayah Tinggal Tunggu Kesepakatan Desa Sedulang yang Menuntut Pemerataan Pembangunan

Advertorial

Komisi III DPRD Kaltim Menggelar RDP Terkait Bencana Longsor di Kabupaten Kukar

Advertorial

Pembebasan Lahan Untuk Pembangunan Jembatan di Sebulu Sudah Dituntaskan

Advertorial

Bupati Kukar Menyerahkan Sertifikat Tanah Program PTSL kepada Warga Kelurahan Maluhu

Advertorial

Dinas PU Kukar Tingkatkan kapasitas Jalan Penghubung Dua Desa di Tenggarong Seberang

Advertorial

Penuhi Kebutuhan Utama 10 Desa, Kecamatan Kota Bangun Darat Prioritaskan Peningkatan Infrastruktur