KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Babak kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2025 cabang olahraga (cabor) dayung yang diselenggarakan di kawasan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar) resmi ditutup pada Senin (8/12/2025). Penutupan ini menandai berakhirnya rangkaian seleksi atlet yang menjadi syarat utama menuju Porprov 2026.
Sekretaris Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kalimantan Timur(Klatim), Hendro, menyampaikan bahwa kegiatan kualifikasi ini merupakan tahapan strategis untuk memastikan kesiapan atlet serta daerah masing-masing.
“Kegiatan hari ini adalah babak kualifikasi Porprov 2025 cabor dayung, di mana itu menjadi salah satu syarat untuk pelaksanaan Porprov 2026 di Paser,” jelasnya.
Babak kualifikasi ini direncanakan berlangsung selama enam hari. Namun, PODSI Kaltim memutuskan untuk melakukan penyesuaian agar kegiatan dapat berjalan lebih efisien.
“Kita menyesuaikan selama enam hari, cuma posisinya kita melihat kondisi kontingen, baik dari segi pembiayaan maupun kondisi alam. Jadi kami rapatkan agar bisa dilaksanakan secepatnya,” ujar Hendro.
Sebanyak 10 kabupaten/kota berpartisipasi penuh dalam ajang ini. Kehadiran seluruh daerah menjadi indikator bahwa animo dan kesiapan menuju Porprov 2026 cukup kuat.
Dari sisi teknis pertandingan, PODSI Kaltim membuka 24 kategori lomba yang mencakup dua nomor utama.
“Kategori ada 24, yang terdiri dari nomor Canoeing dan nomor TBR (Traditional Boat Race). Terdiri dari jarak 1.000, 500, dan 200 meter,” jelasnya.
Puncak kegiatan hari ini ditandai dengan digelarnya nomor terakhir sekaligus penutupan resmi seluruh rangkaian kualifikasi. Hendro menyebut bahwa penutupan juga dirangkaikan dengan pembagian penghargaan.
“Hari ini kita laksanakan event terakhir, yaitu penutupan dengan pembagian UPP/Pahadia,” pungkasnya. (ltf/fdl)










