Home / Advertorial / Pemerintah

Kamis, 10 Juli 2025 - 11:04 WIB

Kelurahan Maluhu Mendapat Bantuan dan Pendampingan dari Pemkab Kukar di Sektor Pertanian

Tri Joko Kuncoro - Lurah Maluhu

Tri Joko Kuncoro - Lurah Maluhu

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Lurah Maluhu, Tri Joko Kuncoro, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) kepada Kelurahan Maluhu.

Ia menyebutkan bahwa hampir seluruh sektor di wilayahnya telah mendapat bantuan dan pendampingan yang signifikan.

Ia mengungkapkan berbagai bantuan kepada kelompok tani (poktan) dan Badan Penyuluh Pertanian (BPP), termasuk benih padi, pupuk, serta bantuan pribadi dari Bupati berupa VR untuk mendukung kegiatan pertanian di Kelurahan Maluhu.

“Alhamdulillah, hampir di semua bidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, seni budaya, hingga keagamaan, kami diperhatikan dan difasilitasi dengan sangat baik oleh Pemkab Kukar,” ungkapnya pada Rabu (9/7/2025).

Baca Juga :  Bupati Kukar Paparkan Strategi Dongkrak PAD Usai Laporan Pertanggungjawaban 2024 Disetujui DPRD

Namun demikian, ia mengungkapkan bahwa salah satu tantangan yang dihadapi warga Maluhu, khususnya petani, yakni gangguan monyet liar yang merusak lahan sayur.

“Kami sedang mencari alternatif solusi yang tetap mempertimbangkan aspek kemanusiaan dan lingkungan. Beberapa opsi seperti memelihara anjing penjaga dan penggunaan petasan untuk mengusir monyet sudah mulai dipertimbangkan,” ujarnya.

Menurutnya, gangguan ini berkaitan erat dengan pembukaan lahan tidur menjadi area pertanian yang menyebabkan terganggunya ekosistem asli hewan tersebut.

Baca Juga :  Ratusan Mahasiswa Unikarta Terima Beasiswa Gratispol Pemprov Kaltim, Biaya Kuliah yang Sudah Terbayar Diganti

“Kami membuka lahan secara perlahan, tapi memang dampaknya hutan sebagai habitat mereka berkurang, sehingga mereka turun mencari makan ke ladang warga,” jelasnya.

Ia pun memberikan pesan khusus kepada para penerima bantuan, agar dapat memanfaatkannya secara berkelanjutan dan tidak bersifat sekali pakai.

“Bantuan harus dikelola dengan baik, tidak hanya panen sekali lalu selesai. Sektor perikanan misalnya, harus terus dikembangkan. Begitu juga bantuan seni budaya, harus benar-benar digunakan untuk melestarikan warisan kita,” pungkasnya. (adv/diskominfo/kukar)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Anggota DPRD Kaltim Soroti Pentingnya Penggunaan E-Katalog Dalam Pengadaan Barang dan Jasa

Advertorial

Ketua Komisi II DPRD Kaltim Dorong Produk Andalan Kaltim Agar Dikelola Dengan Baik

Advertorial

Kembangkan Pariwisata, Pokdarwis Dewi Arum Desa Sumber Sari Dapat Bantuan Sepeda Lipat dan Tenda Camping

Advertorial

Diskominfo Kukar Terus Berupaya Maksimalkan Koneksi Internet di 20 Kecamatan

Pemerintah

Wabup Kukar Minta OPD Mulai Persiapkan Kelengkapan Lelang

Advertorial

Forum Ketua RT Desa Batuah Menggelar Sunatan Massal Gratis

Pemerintah

Pemkab Kubar Belajar Pemanfaatan Aset Daerah dari Kukar, Agar Mendapat Nilai Tambah PAD

Advertorial

DPMD Kukar Menggelar Bimtek Peningkatan Kapasitas Bagi Kader Posyandu