KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani, menghadiri pelantikan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kutai Kartanegara (Kukar) periode 2025–2028, yang digelar di Ruang Serbaguna Kantor Bupati Kukar, Senin (16/02/2026).
Ahmad Yani, berharap kepengurusan PWI Kukar mampu memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara maupun DPRD dalam mendukung pembangunan daerah.
Menurutnya, kolaborasi yang baik antara insan pers, pemerintah daerah, dan legislatif menjadi kunci terciptanya pembangunan yang transparan dan partisipatif.
“Kami berharap PWI Kutai Kartanegara dapat terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara serta menjalin kolaborasi yang baik dengan DPRD,” ujarnya.
Ahmad Yani menegaskan, media memiliki peran strategis dalam mencerdaskan kehidupan masyarakat. Wartawan dituntut untuk tetap profesional, objektif, dan kritis, namun tetap berjalan sesuai koridor hukum dan kode etik jurnalistik.
“Kritik tentu diperlukan, tetapi harus disampaikan secara berimbang dan bertanggung jawab. Media tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga memberikan edukasi melalui pemberitaan yang menyejukkan, mencerahkan, dan mencerdaskan,” katanya.
Ia menilai, melalui pemberitaan yang berkualitas, masyarakat dapat memperoleh pemahaman yang baik serta sudut pandang yang konstruktif terhadap berbagai kebijakan dan program pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah.
Ahmad Yani juga mendorong agar profesionalisme wartawan terus ditingkatkan. Pemerintah daerah dan DPRD, menurutnya, terbuka untuk bekerja sama dengan seluruh media dan insan pers yang memiliki komitmen mendukung pembangunan daerah.
“Dengan pemberitaan yang edukatif dan literatif, media bisa menjadi jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat,” jelasnya.
Ke depan, Ahmad Yani berharap kepengurusan PWI Kukar dapat merumuskan program-program kolaboratif yang bermanfaat, baik untuk peningkatan kapasitas wartawan maupun untuk mendukung agenda pembangunan daerah.
“Intinya, sinergi antara pemerintah, DPRD, dan insan pers sangat penting agar pembangunan Kutai Kartanegara berjalan optimal dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat,” pungkasnya. (ltf/fdl)










