Home / Advertorial / Pemerintah

Sabtu, 21 September 2024 - 20:24 WIB

Ketua DPRD Kukar Sementara Apresiasi Penyelenggaraan Festival Budaya Mecaq Undat

Pembukaan Festival Budaya Mecaq Undat

Pembukaan Festival Budaya Mecaq Undat

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) Sementara, Farida mengapresiasi terselenggaranya Festival Budaya Mecaq Undat di Desa Sungai Bawang Kecamatan Muara Badak.

Menurutnya, hal ini merupakan wujud nyata bahwa Kukar memiliki kekayaan akan adat, dan seni budayanya.

Festival itu dibuka oleh Bupati Kukar Edi Damansyah didampingi Ketua TP PKK Maslianawati Edi Damansyah ditandai pemukulan Gong di Lamin Adat Desa Sungai Bawang Kecamatan Muara Badak, pada Jumat (20/9/2024).

Mecaq Undat adalah upacara adat yang digelar oleh Suku Dayak Kenyah untuk menyambut musim panen padi. Secara harfiah, Mecaq Undat adalah bahasa Dayak Kenyah yang berarti menumbuk beras sehingga menjadi tepung.

Baca Juga :  Terus Berprogres, Landmark Kukar Selesai Tahun 2023

Ia mendorong Pemkab Kukar untuk terus melestarikan tradisi seni dan adat budaya Mecaq Undat.

“Tradisi ini harus dipertahankan dan sebagai momentum untuk persatuan masyarakat Kukar,” ucap Farida.

Ia menilai eksotisme tradisi dan budaya Mecaq Undat inilah yang menjadi daya tarik pariwisata.

“Event Mecaq Undat ini merupakan agenda rutin yang setiap tahunnya dilaksanakan, dan merupakan budaya warisan masyarakat Suku Dayak Kenyah sebagai ungkapan rasa syukur karena telah banyak memberikan rejeki kepada masyarakat terhadap aktivitas pertanian yang dikerjakan berjalan lancar” terangnya.

Baca Juga :  Program RT-Ku Terbaik Kukar Disiapkan hingga Akhir Tahun, Pembiayaan Diseusaikan dengan Kebutuhan

Sementara itu Bupati mengajak masyarakat untuk dapat bersama-sama menjaga adat budaya leluhur. Sehingga di masa yang akan datang ketika orang mendengar Desa Budaya Sungai Bawang, maka yang terpikirkan adalah Mecaq Undat yang maju pariwisatanya dalam menjaga tradisi dan budaya leluhur.

“Mecaq Undat harus terus dilestarikan sebagai tradisi dan budaya masyarakat. Untuk Kita harus menghargai tradisi yang telah dilestarikan masyarakat Sungai Bawang selama ini. Karena, kekuatan tradisi dan budaya merupakan kearifan lokal, harus terus dijaga dan dilestarikan,” pungkasnya. (adv/dprd/kukar)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Turnamen Bulu Tangkis Ketua DPRD Kukar Cup 2024 Resmi Dimulai

Advertorial

Asisten II Setkab Kukar Menghadiri Pertemuan Tahunan Perwakilan BI Kaltim

Bisnis

Perusahaan China Tinjau Kelayakan Pembangunan PLTSA Kaltim, Libatkan Samarinda, Balikpapan, dan Kukar

Advertorial

Disdikbud Kukar Menggelar Pembekalan Penguatan Bagi Calon Peserta PPG Tingkat PAUD

Pemerintah

Kolaborasi Pemkab dan Tenan Jadi Fokus Evaluasi Mal Pelayanan Publik Kukar

Advertorial

Ketua DPRD Dorong Penyediaan Fasilitas PAUD Negeri dan Swasta di Kukar

Advertorial

Kadis PU Kukar Wiyono Jadi Ketua Harian Komisi Irigasi Kabupaten Periode 2023-2027

Advertorial

Ketua DPRD Dorong RPJMD Kukar 2025-2029 Segera Diformalkan Dalam Raperda