Home / Advertorial / Pemerintah / Politik

Selasa, 4 Juni 2024 - 13:31 WIB

Ketua DPRD Kutim Soroti Kesenjangan Fasilitas Pendidikan Antara Kota dan Pedalaman

Joni - Ketua DPRD Kutai Timur

Joni - Ketua DPRD Kutai Timur

KUTAI TIMUR, eksposisi.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim), Joni, menyampaikan pandangannya mengenai fasilitas pendidikan di wilayah Kutim. Joni menyoroti kesenjangan antara fasilitas pendidikan di kota dan pedalaman.

“Fasilitas prasarana pendidikan di pedalaman menurut saya masih belum mencapai 90%, sedangkan di kota sudah mencapai 90%,” ujar Joni saat ditemui rekan media di ruang Hearing DPRD Kutim. Senin (03/06/2024).

Pihaknya juga menegaskan pentingnya Pemerintah Daerah (Pemda) berfokus pada peningkatan fasilitas pendidikan di daerah pedalaman.

“Menurut saya, fasilitas pendidikan yang ada di pedalaman harus lebih berfokus ke pelosok. Kalau yang di kota, bagian kecil saja karena sudah permanen semua. Kalau yang di pedalaman masih banyak yang terbuat dari kayu,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa banyak sekolah di pedalaman yang masih menggunakan bahan-bahan bangunan sederhana, yang jauh dari standar layak.

Baca Juga :  Bupati Kukar Sambut Baik Usulan DPR Agar Gaji PPPK Ditanggung APBN

“Kita harus memperhatikan sekolah-sekolah di pedalaman yang masih banyak terbuat dari kayu. Ini perlu perhatian lebih agar anak-anak di sana bisa mendapatkan pendidikan yang layak,” tambahnya.

Politisi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu  menyatakan bahwa dalam dua tahun terakhir, alokasi dana untuk fasilitas sarana dan prasarana sekolah sudah cukup signifikan.

“Kalau melihat dari sisi anggaran, kita dalam dua tahun ini sudah banyak yang diberikan untuk fasilitas sarana dan prasarana untuk sekolah-sekolah,” ungkapnya.

Lebih dalam ia menjelaskan. Meski tidak memberikan angka pasti, memastikan bahwa anggaran yang dialokasikan cukup besar.

“Kalau itu saya kira banyak yah, yang jelas itu banyak. Cuman hitung-hitungannya satu atau dua saya tidak tahu, yang jelas itu banyak, karena aspirasi kita kan ada juga yang masuk di situ saat menjalankan reses,” katanya.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kaltim Gunakan Hak Pilihnya di Balikpapan, Usai Pantau Pelaksanaan Pilkada di Kukar

Orang nomor satu di DPRD Kutim itu  juga mengakui bahwa penganggaran untuk sekolah-sekolah akan terus meningkat setiap tahunnya.

“Penganggaran untuk sekolah-sekolah akan terus meningkat setiap tahunnya karena APBD murni sampai perubahan ada peningkatan,” tegasnya.

Menurutnya, peningkatan anggaran ini diharapkan dapat membantu mempercepat perbaikan dan pembangunan fasilitas pendidikan di pedalaman.

“Dengan peningkatan anggaran setiap tahun, kita berharap bisa mempercepat perbaikan dan pembangunan fasilitas pendidikan di pedalaman. Sehingga, anak-anak di pedalaman bisa mendapatkan pendidikan yang setara dengan anak-anak di kota,” ujarnya.

Pihaknya mengaku, DPRD Kutim berkomitmen untuk terus memantau dan mendorong peningkatan fasilitas pendidikan di seluruh wilayah Kutim, terutama di pedalaman.

“Kita akan terus melakukan pemantauan, kita juga berharap semua anak di Kutim dapat menikmati pendidikan yang layak dan merata, sesuai dengan hak mereka sebagai warga negara,” pungkasnya. (adv/dprd/kutim)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Bupati Kukar Serahkan Bantuan Paket Ramadan di Masjid Besar Al Ilham Kecamatan Kembang Janggut

Advertorial

Dispora Kukar Berkomitmen Mengembangkan Kedisiplinan Pemuda Melalui LKBB

Advertorial

Disdikbud Kutim Akan Terapkan Pembelajaran Kitab Suci pada Jenjang SD, 5 Sekolah Jadi Pilot Project

Advertorial

Bupati Kukar Meresmikan Bank Sampah Asri di Kelurahan Bukit Biru

Advertorial

JPD Tingkat Provinsi Kaltim ke-XVI Digelar di Kukar

Advertorial

Ketua DPRD Dorong RPJMD Kukar 2025-2029 Segera Diformalkan Dalam Raperda

Pemerintah

Sukseskan Program K3F, Dispar Kukar Targetkan 20 Event Dalam Setahun

Advertorial

Anggota DPRD Kaltim Mendukung Rencana Walkot Samarinda Terkait Pembangunan Sekolah Bertaraf Internasional