Home / Advertorial / Pemerintah

Jumat, 19 Mei 2023 - 17:15 WIB

Pokdarwis Desa Muara Siran akan Membangun Homestay Terapung di Danau Siran

Keindahan wisata Danau Siran

Keindahan wisata Danau Siran

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Desa Muara Siran, Kecamatan Muara Kaman, Kutai Kartanegara (Kukar) menyimpan potensi keindahan alam luar biasa. Di desa ini terdapat danau yang memiliki luas sekitar 9.000 hektare, dikelilingi oleh hutan gambut.

Di dalam kawasan danau itu juga ditumbuhi puluhan tanaman berjenis pandan yang tumbuh membentuk seperti sebuah pulau. Hal itulah yang menyebabkan tempat wisata ini disebut mempunyai kemiripan dengan Pulau Raja Ampat di Papua.

Danau Siran ini dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Muara Siran. Destinasi wisata Danau Siran ini menawarkan panorama alam yang indah. Pengunjung bisa menikmati indahnya pemandangan matahari terbit dan terbenam. Selain itu, para pengunjung juga bisa menikmati suasana danau sambil menggunakan perahu dayung yang telah disediakan.

“Muara Siran itu desa wisata yang menyajikan wisata healing, itu wisata healing yang ada di Kukar. Bahkan, sudah di label dari Ibu Sri Wahyuni mantan Kepala Dinas Pariwisata Kaltim,” ujar Ketua Pokdarwis Desa Muara Siran, Rudi Hartono, pada Rabu (17/5/2023).

Baca Juga :  Dishub Kukar Pasang 1.600 Titik LPJU di 20 Kecamatan Menggunakan APBD 2026

Destinasi wisata ini pun akan terus dikembangkan. Dalam waktu dekat, Pokdarwis Desa Muara Siran akan membangun homestay yang berbentuk rakit di atas permukaan danau. Sehingga, para pengunjung bisa menikmati suasana danau di malam hari. Hal itu diyakini akan memberikan daya tarik bagi pengunjung.

“Sementara ini akan membikin atau menambah beberapa rakit, bagaimana caranya orang bisa bermalam di danau tersebut. Kalau di homestay itu sudah biasa, Sekaran ingin membangun homestay yang ada di danau. Jadi perbedaanya itu bagaimana sensasi bisa menginap di Danau Siran,” sebutnya.

Bahkan, dalam pengembangan wisata, Pokdarwis juga didampingi oleh salah satu perusahaan yang beroperasi di wilayah Kukar. Melalui program Corporate Social Responsibilty, bantuan berupa material untuk kebutuhan pengembangan wisata akan difasilitasi oleh perusahaan.

Baca Juga :  Bupati Kukar Lantik Pejabat Administrator dan Fungsional, Upaya Perkuat Roda Pemerintahan

“Bantuannya bersifat material. Jadi tanpa ada ajukan proposal, yang penting program Muara Siran berkaitan dengan kepariwisataan. Jadi tetap support dari material. Nanti keberlanjutan yang kita utamakan di akhir 2023 (pembangun) jembatan di dalam hutan. Biar tahu pengunjung hutan gambut di Danau Siran,” sambungnya.

Wisata Danau Siran ini pun baru saja diresmikan pada akhir tahun 2022 lalu. Sehingga, perlunya dipromosikan secara masif, agar wisata ini bisa lebih terkenal. Apalagi, wisata ini menawarkan panorama alam yang indah.

“Kita baru saja buka, jadi masih tahap memperkenalkan apa-apa saja keunggulan Desa Muara Siran dan itu akan berjalan secara bertahap,” pungkasnya. (adv)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Semarak HUT ke-55 Kelurahan Maluhu Diisi Berbagai Lomba dan Pentas Seni

Advertorial

Program Rp50 Juta per-RT Tahun Ini Difokuskan Penguatan dan Pemberdayaan Masyarakat

Advertorial

Progres Perbaikan Jembatan Sambera Masuk Tahap Pengerjaan Fisik

Olahraga dan Kesehatan

Dispora Kukar Berencana Membangun Lapangan Gateball dengan Konsep Taman Terbuka

Ekonomi

Bapanas Pastikan Pasokan Beras Aman Selama Bulan Ramadan

Advertorial

Pembangunan Rumah Sakit Muara Badak Progresnya Sudah 80 Persen

Pemerintah

Bupati Kukar Pastikan Pemulihan Korban Kebakaran Kelurahan Baru TenggarongJadi Prioritas

Advertorial

Tekan Inflasi Daerah, Pemkab Kukar Menggelar Gerakan Pangan Murah di Tenggarong