Home / Properti

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:19 WIB

Rahmat Dermawan Angkat Perjalanan Setahun Menjabat DPRD Kukar Lewat Film “Penyambung Lidah Rakyat”

Rahmat Dermawan - Anggota Komisi II DPRD Kukar (Latif/Eksposisi)

Rahmat Dermawan - Anggota Komisi II DPRD Kukar (Latif/Eksposisi)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Anggota Komisi II DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) Rahmat Dermawan, mendokumentasikan perjalanan satu tahun masa jabatannya dalam sebuah film berjudul Penyambung Lidah Rakyat.

Film tersebut dirangkai dari berbagai kegiatan advokasi, pengawalan program pemerintah, hingga upaya memfasilitasi kebutuhan masyarakat di daerah pemilihannya.

Rahmat menjelaskan, gagasan pembuatan film itu berawal dari inisiatif para relawan dan timnya yang sejak awal aktif mengumpulkan dokumentasi kegiatan lapangan.

Beragam aktivitas yang selama ini dilakukan, mulai dari menyerap aspirasi warga hingga memperjuangkan akses masyarakat terhadap program pemerintah, kemudian disusun menjadi sebuah cerita reflektif.

“Kebetulan teman-teman relawan dan tim saya menginisiasi pengumpulan dokumentasi perjalanan saya selama satu tahun menjabat sebagai anggota DPR,” ujarnya, pada Selasa (03/03/2025).

Tagline Penyambung Lidah Rakyat sendiri bukan hal baru bagi Rahmat. Ia mengaku telah menggunakan kalimat tersebut sejak masa kampanye sebagai bentuk komitmen kepada masyarakat. Seiring waktu, istilah itu justru semakin lekat dan sering diucapkan kembali oleh warga maupun timnya.

Baca Juga :  Event Balap Ketinting di Desa Embalut Meningkatkan Penghasilan UMKM

Menurutnya, istilah tersebut memiliki makna personal yang mendalam. Ia terinspirasi dari buku Penyambung Lidah Rakyat Indonesia yang berkisah tentang Soekarno. Buku itu diberikan oleh mentornya, Muhammad Samsun.

“Itu yang kemudian menguatkan saya menggunakan istilah ‘Penyambung Lidah Rakyat’ sebagai komitmen pribadi,” jelasnya.

Ia menegaskan, dirinya bukan berasal dari keluarga politisi. Latar belakang orang tua yang sederhana ibu seorang pedagang dan ayah seorang petani membuatnya merasa dekat dengan persoalan masyarakat kecil.

Rahmat berencana menggelar nonton bareng usai Lebaran di sejumlah kecamatan di daerah pemilihannya, yakni Samboja, Samboja Barat, Muara Jawa, dan Sanga-Sanga. Kegiatan itu melibatkan anak-anak muda setempat yang dinilai antusias mempersiapkan teknis pelaksanaan.

Baca Juga :  Bupati Kukar Paparkan Strategi Dongkrak PAD Usai Laporan Pertanggungjawaban 2024 Disetujui DPRD

“Insya Allah setelah Lebaran bulan ini kami akan mengadakan nonton bareng di tiga kecamatan di dapil saya. Nantinya kami juga akan mengundang tokoh masyarakat dan kelompok pemuda,” katanya.

Ia ingin publik memahami bagaimana proses kebijakan berjalan serta bagaimana seorang pejabat publik menjalankan amanah yang diberikan rakyat.

Harapannya, film Penyambung Lidah Rakyat bisa menjadi inspirasi, terutama bagi pemuda di wilayah pesisir, agar melihat politik dari sudut pandang yang lebih substantif dan bertanggung jawab.

“Jika dijalankan oleh orang yang baik, maka kebijakan yang lahir pun akan berpihak kepada rakyat. Itulah pesan utama yang ingin saya sampaikan melalui film ini,” tutupnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Kepala OIKN Usulkan kepada Presiden Agar Memberikan Lahan di IKN untuk Negara Sahabat

Infrastruktur

Pembangunan IKN Tahap II Berlanjut, Libatkan 2.200 Tenaga Kontruksi