Home / Pemerintah / Pendidikan-Kesehatan

Selasa, 15 September 2026 - 21:07 WIB

Rapat Final Persiapan Erau Adat Kutai 2026, Bupati Kukar Tegaskan Acara Tetap Meriah Meski Defisit Anggaran

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar untuk tetap melaksanakan Erau Adat Kutai 2026 di tengah kondisi defisit anggaran daerah.

Penegasan tersebut disampaikan Aulia saat menghadiri Rapat Final Pelaksanaan Erau Adat Kutai Tahun 2026 yang digelar di Sekretariat Panitia Erau, Selasa (15/9/2026).

Rapat tersebut turut dihadiri Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Aji Muhammad Arifin, serta sejumlah pihak terkait yang mendukung pelaksanaan Erau Adat Kutai 2026.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri mengatakan, kondisi anggaran daerah tidak menjadi alasan bagi pemerintah untuk mengurangi komitmen terhadap pelaksanaan agenda budaya yang menjadi bagian penting dari identitas Kutai Kartanegara.

“Bagaimanapun kondisi anggaran kita, komitmen kami untuk melaksanakan kegiatan Erau itu tetap pada jalurnya,” ujarnya.

Baca Juga :  Pembangunan Kompleks Kemenko di IKN Terus Dikebut, Akan Jadi Kantor 8 Kementerian

Ia mengungkapkan, sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar selaku penanggung jawab dari pihak pemerintah daerah sempat menanyakan apakah pelaksanaan Erau perlu dikurangi menyesuaikan kondisi anggaran.

Namun, Aulia menegaskan agar rangkaian Erau tetap dilaksanakan sebagaimana mestinya. Bahkan, ia mendorong agar pelaksanaan tahun ini dapat dikemas lebih meriah dengan tetap memperhatikan kemampuan daerah.

Menurutnya, pelestarian budaya tidak kalah penting dibandingkan pembangunan infrastruktur.

Pemerintah daerah, memiliki tanggung jawab untuk mempertahankan warisan budaya yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kukar.

“Membangun budaya itu tidak kalah pentingnya dengan membangun infrastruktur. Membangun dan mempertahankan budaya yang ada di tempat kita itu sama dengan kita membangun masa depan Kutai Kartanegara,” tegasnya.

Aulia juga menyoroti adanya pihak-pihak yang dinilai berupaya mengaitkan pelaksanaan Erau dengan kondisi defisit anggaran daerah. Ia meminta isu tersebut tidak diarahkan ke hal-hal yang justru dapat mengganggu pelaksanaan kegiatan.

Baca Juga :  Aulia- Rendi Resmi Mendaftar ke KPU Kukar, Optimis Menang Membawa Visi Misi Kukar Idaman Terbaik

Ia menyebut Pemkab Kukar telah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum, termasuk Polres Kukar dan kejaksaan, untuk memastikan berbagai hal yang berkaitan dengan pelaksanaan Erau dapat ditangani dengan baik.

Aulia pun mengajak seluruh pihak untuk terlibat aktif menyukseskan Erau Adat Kutai 2026. Ia meminta para camat dapat mengajak masyarakat di wilayah masing-masing untuk turut hadir dan berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan tersebut.

“Erau ini bukan milik Kecamatan Tenggarong, Erau ini milik Kukai Kartanegara. Dari ujung Tabang sampai ujung Marangkayu, sampai ujung Samboja, kegiatan ini adalah milik kita semua,” pungkasnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Maksimalkan Sektor Pertanian dan Perkebunan, Desa Loleng Membutuhkan Bantuan Pemda

Advertorial

Pemkab Kutim Gandeng Hijabers Community, Khitan Bahagia Sukses Digelar

Advertorial

Persiapkan PSU Pilkada Kukar, Pemkab Melakukan Penandatanganan NPHD Bersama Sejumlah Instansi Vertikal

Advertorial

Wabup Kukar Dialog dengan Pelaku UMKM di Sangasanga, Bicara Terkait Bantuan UMKM

Advertorial

Sekda Menghadiri Sertijab Kepala Disperindag Kukar

Advertorial

Workshop Pipe Cleaner Resmi Ditutup Anggota DPRD Kutim

Advertorial

Turnamen Bulu Tangkis Ketua DPRD Kukar Cup 2024 Resmi Dimulai

Advertorial

Disdikbud Kukar Fasilitasi PPPK Dalam Kegiatan Penyusunan Pelaporan Kinerja