Home / Bisnis / Ekonomi / Finansial / Industri / Pemerintah

Selasa, 14 April 2026 - 14:12 WIB

Sejumlah Kebutuhan Pokok Melonjak, Disperindag Kukar Tunggu Respon Pemerintah Pusat

Muhammad Bustani - Kepala Bidang Pemasaran Produk Dalam Negeri dan Pengendalian Barang Pokok Disperindag Kukar (Latif/Eksposisi)

Muhammad Bustani - Kepala Bidang Pemasaran Produk Dalam Negeri dan Pengendalian Barang Pokok Disperindag Kukar (Latif/Eksposisi)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok mulai dirasakan masyarakat di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Lonjakan ini tidak hanya terjadi pada bahan pangan utama, tetapi juga merambah komoditas pendukung seperti plastik, yang berdampak langsung pada pelaku usaha kecil.

Kepala Bidang Pemasaran Produk Dalam Negeri dan Pengendalian Barang Pokok Disperindag Kukar, Muhammad Bustani, menyebutkan bahwa pihaknya saat ini masih melakukan koordinasi intensif untuk merespons kondisi tersebut.

Menurutnya, hingga saat ini belum ada intervensi langsung dari pemerintah daerah dalam waktu dekat. Hal ini disebabkan perlunya pengumpulan data secara menyeluruh sebelum kebijakan diambil.

“Kami masih mengumpulkan data-data dulu, karena yang naik ini bukan hanya satu komoditas saja,” jelasnya pada Senin (13/04/2026).

Baca Juga :  Dispar Mendorong Promosi Budaya dan Pariwisata Melalui Unjuk Bakat Pemilihan Teruna Dara Kukar 2025

Bustani menuturkan bahwa kenaikan harga tidak hanya terjadi pada bahan pokok seperti kedelai, tetapi juga pada bahan pendukung lain seperti plastik. Kondisi ini semakin memperumit situasi, terutama bagi pelaku usaha kecil menengah.

Ia menegaskan bahwa fenomena ini tidak hanya terjadi di Kukar, melainkan juga dirasakan di berbagai daerah lain di Indonesia. Oleh karena itu, penanganannya perlu melibatkan pemerintah pusat.

Disperindag Kukar saat ini sedang menyiapkan laporan lengkap terkait kondisi di lapangan untuk disampaikan kepada pemerintah pusat, khususnya kementerian terkait.

Pihaknya masih menunggu arahan dan respon dari pemerintah pusat sebelum mengambil langkah intervensi yang lebih konkret di daerah.

“Kita menunggu respons pusat karena ini kejadiannya secara nasional,” tegasnya.

Di tengah kondisi tersebut, Disperindag Kukar juga terus berupaya menjalin koordinasi dengan berbagai pihak guna mencari solusi terbaik dalam menstabilkan harga.

Baca Juga :  DPRD Kukar Rencanakan Kunjungan ke BKN dan KemenPANRB Bahas Penempatan PPPK Optimalisasi

Ia memastikan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam dan tetap berupaya mengendalikan situasi agar tidak semakin memberatkan masyarakat.

“Intinya kami sedang berusaha untuk mengintervensi harga dan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait,” katanya.

Sementara itu, kenaikan harga ini mulai dirasakan dampaknya oleh pelaku usaha, khususnya produsen tempe di Tenggarong yang bergantung pada bahan baku kedelai.

Bustani pun menyampaikan pesan kepada para pelaku usaha agar tetap bertahan di tengah kondisi sulit ini.

“Kami berharap mereka tetap berproduksi, walaupun saat ini masih dalam proses penyesuaian terhadap kondisi yang ada,” pungkasnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Fraksi Golkar Kutim Tegaskan Pentingnya Penyertaan Modal Daerah Terhadap BUMD

Pemerintah

Kukar Terima 11 Unit Pompa Air dari Pemerintah Pusat untuk Tangani Karhutla dan Kekeringan Lahan Pertanian

Advertorial

Pemuda di Kelurahan Maluhu Memanfaatkan Teknologi Berinovasi Kelola Lahan Sempit Untuk Bertani

Advertorial

Kemendikbudristek Menyerahkan Tiga Sertifikat WBTB Kepada Disdikbud Kukar

Advertorial

Pemkab Kukar Raih Juara 3 di Pegelaran TTG Tingat X Kaltim

Advertorial

Desa Tuana Tuha Menggelar Turnamen Sepak Bola, 60 Kuota Tim Disiapkan

Ekonomi

Upaya Pembenahan Data Terus Dilakukan Diskop UKM Kukar, 40.761 UMKM Masih Dalam Tahap Verifikasi

Advertorial

Dinsos Berharap PKH Jadi Akses Pelayanan Dasar Sosial, Upaya Penanggulangan Kemiskinan di Kukar