Home / Ekonomi / Pemerintah

Sabtu, 14 Februari 2026 - 17:57 WIB

Upaya Pembenahan Data Terus Dilakukan Diskop UKM Kukar, 40.761 UMKM Masih Dalam Tahap Verifikasi

Santi Effendi, Kepala Bidang Pengembangan UKM Dinas Koperasi dan UKM Kukar saat diwawancara (Latif/Eksposisi)

Santi Effendi, Kepala Bidang Pengembangan UKM Dinas Koperasi dan UKM Kukar saat diwawancara (Latif/Eksposisi)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Kutai Kartanegara (Kukar) menegaskan bahwa angka 40.761 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang tercatat saat ini masih merupakan data dasar dan belum menjadi angka final.
Fokus utama instansi kini adalah memastikan validitas data sebelum dijadikan pijakan kebijakan.
Data tersebut bersumber dari aplikasi pendataan internal yang mulai dihimpun sejak Juni 2025. Proses input dilakukan oleh tim Tenaga Ahli (TA) yang bekerja selama enam bulan terakhir untuk menjangkau seluruh kecamatan di Kukar.
Kepala Bidang Pengembangan UKM Diskop UKM Kukar, Santi Effendi, menyampaikan bahwa publikasi data dilakukan sebagai bentuk transparansi kepada publik sekaligus bahan evaluasi internal.
“Data 40 ribu lebih ini masih data awal di aplikasi dan belum final,” ujarnya pada Sabtu (14/2/2026).
Menurutnya, tahapan selanjutnya adalah verifikasi lapangan untuk memastikan apakah pelaku usaha yang terdaftar benar-benar aktif menjalankan usahanya. Hingga pertengahan Februari, sekitar seribu UMKM telah berhasil dicocokkan dan diverifikasi.
Proses ini dinilai penting karena tidak semua pelaku usaha beroperasi secara rutin sepanjang tahun. Sebagian di antaranya hanya berjualan pada momen tertentu.
Misalnya saat bulan Ramadan atau ketika perhelatan budaya tahunan seperti Erau berlangsung, jumlah pedagang biasanya meningkat signifikan. Kondisi inilah yang perlu dipilah dalam proses pendataan.
Dari sisi sebaran wilayah, Kecamatan Tenggarong tercatat memiliki jumlah UMKM terbanyak dengan kisaran 4.000 pelaku usaha. Hal ini dinilai wajar karena Tenggarong merupakan pusat pemerintahan dan aktivitas ekonomi di Kukar.
Ia menilai bahwa data yang akurat menjadi kunci dalam menyusun program pembinaan, pelatihan, hingga fasilitasi permodalan agar tepat sasaran.
“Verifikasi ini akan kami lanjutkan sepanjang 2026 agar kebijakan pengembangan UMKM benar-benar berbasis data valid dan menyentuh pelaku usaha yang aktif,” pungkasnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Safari Ramadan, Bupati Kukar Sahur Bergama Keluarga Besar Muhammadiyah

Advertorial

Ahmad Yani Resmi Menjabat Ketua DPRD Kukar Periode 2024-2029, Bupati Harap Kolaborasi Eksekutif-Legislatif Ditingkatkan

Advertorial

KFBN 2024 Sukses Digelar, Prioritaskan Penampilan Seni Budaya Lokal dan Nusantara Nasional

Advertorial

Pemkab Kukar Tunjukkan Identitas Kesenian Daerah Melalui Ekspresi Budaya Tradisional

Advertorial

Anggota DPRD Kaltim Dorong Realisasi Proyek PJU di Sejumlah Titik

Advertorial

Pemkab Kukar Menggelar Gerakan Yok Etam Mengaji, Ribuan Pelajar Antusias Ramaikan Acara

Advertorial

Korpri Kukar Harumkan Nama Daerah di Pornas Palembang, Pemkab Beri Apresiasi

Pemerintah

Bupati Kukar Tegaskan Tindak Lanjut Temuan BPK Berjalan Sesuai Aturan, Ajak Semua Pihak Jaga Kondusivitas