Home / Advertorial / Pemerintah

Kamis, 23 Oktober 2025 - 20:07 WIB

200 Hektare Lahan Pertanian Produktif di Tenggarong Tergenang Air, Bupati Kukar Beri Perhatian Khusus

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri meninjau lahan pertanian di Kecamatan Tenggarong

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri meninjau lahan pertanian di Kecamatan Tenggarong

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, meninjau sistem irigasi di kawasan pertanian Rapak Rabau, Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong, pada Kamis (23/10/2025).

Ini merupakan salah satu upaya meningkatkan produktivitas pertanian di Kukar, yang terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar.

Aulia Rahman Basri beserta jajaran menggunakan Sepeda Motor Trail menelusuri area persawahan untuk melihat kondisi lahan yang selama ini tergenang air.

Dari hasil peninjauan di lapangan, sekitar 200 hektare lahan diketahui tidak dapat ditanami padi karena air tidak memiliki saluran pembuangan yang memadai.

Kondisi tersebut telah menjadi keluhan para petani selama bertahun-tahun. Lahan yang dulunya produktif kini berubah menjadi genangan, terutama saat musim hujan.

Bupati menilai, keadaan ini harus segera diatasi agar lahan kembali berfungsi sebagaimana mestinya.

Menurutnya, langkah awal yang akan dilakukan pemerintah adalah melakukan normalisasi saluran irigasi dan memastikan air dapat mengalir langsung ke sungai.

Ia menegaskan, perbaikan irigasi menjadi prioritas dalam mendukung ketahanan pangan daerah.

“Kita tidak boleh membiarkan lahan produktif terendam tanpa solusi. Ini akan segera kita tindaklanjuti melalui program lintas dinas,” ujarnya.

Pemerintah melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) disebut telah menyiapkan rancangan intervensi teknis untuk menangani persoalan tersebut.

Aulia menjelaskan, program normalisasi irigasi Loa Ipuh akan masuk dalam tahap pelaksanaan pada tahun anggaran 2026.

Baca Juga :  Bupati Edi Damansyah Salurkan Hak Pilihnya di PSU Pulkada Kukar

“Perencanaannya sudah kita masukkan dalam finalisasi anggaran tahun depan, agar masyarakat bisa segera merasakan manfaatnya,” katanya.

Selain meninjau irigasi, Bupati juga menyempatkan diri berdialog dengan para petani. Ia ingin mendengar langsung kondisi di lapangan dan kendala yang dihadapi kelompok tani.

Ia pun memastikan, aspirasi yang disampaikan petani akan segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah, ia menilai kerja sama lintas sektor, termasuk dukungan DPRD Kukar, sangat penting untuk memastikan pembiayaan program dapat terealisasi.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Loa Ipuh, Lakir Prawoto, menjelaskan bahwa terdapat lima kelompok tani yang mengelola lahan di kawasan tersebut.

Kelima kelompok itu meliputi Kelompok Tani Harapan Jaya, Mandong Lahong, Subur Makmur, dan Irama Desa di Kelurahan Loa Ipuh, serta Kelompok Tani Sumber Rezeki di Kelurahan Loa Ipuh Darat. Secara keseluruhan, area garapan petani di dua kelurahan ini mencakup lebih dari 200 hektar lahan yang berpotensi untuk dikembangkan kembali.

Menurut Lakir, selama ini petani sudah beberapa kali menerima bantuan dari pemerintah, seperti benih dan pupuk, namun dukungan untuk sarana irigasi masih minim.

Ia mengungkapkan bahwa sistem irigasi sebelumnya merupakan hasil program tanggung jawab sosial (CSR) dari perusahaan tambang PT Tanito Harum yang beroperasi di sekitar kawasan tersebut.

Baca Juga :  Kegiatan Run Street Ramadan Kukar Idaman Cup 2025 Resmi Ditutup

“Dulu, saluran air dan jalan usaha tani ini dibangun melalui CSR perusahaan. Setelah tidak ada lagi bantuan, kondisi irigasinya jadi terbengkalai,” tuturnya.

Lakir menyampaikan, kendala utama petani di Loa Ipuh bukan pada ketersediaan air, melainkan tidak adanya saluran pembuangan. Air dari hujan dan sumber alami seringkali menggenang di lahan karena tidak ada jalur keluar yang memadai.

“Kalau hujan turun sebentar saja, sawah langsung tergenang. Akibatnya, petani tidak bisa tanam karena air tidak keluar,” jelasnya.

Ia berharap kunjungan Bupati kali ini menjadi momentum untuk mempercepat penanganan masalah irigasi. Menurutnya, kehadiran Aulia di tengah para petani memberi semangat baru bagi mereka untuk kembali mengolah sawah.

“Ini kunjungan pertama beliau ke lokasi pertanian Loa Ipuh, dan menjadi motivasi besar bagi kami. Petani merasa diperhatikan,” ucapnya.

Melalui upaya tersebut, pemerintah daerah menargetkan lahan di Loa Ipuh dapat kembali produktif dalam waktu dekat. Selain normalisasi irigasi, pembangunan jalan usaha tani juga akan diperkuat untuk mempermudah akses petani.

Dengan demikian, peningkatan infrastruktur pertanian menjadi bagian dari komitmen Kukar Idaman Terbaik dalam memperkuat kemandirian pangan dan kesejahteraan petani. (adv/prokom/kukar)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Pemkab Kukar Tunjukkan Identitas Kesenian Daerah Melalui Ekspresi Budaya Tradisional

Advertorial

Bupati Kukar Kukuhkan Pengurus LPTQ 2025–2030, Serahkan Pataka dan Bantuan Sosial

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Dorong Kemandirian Ekonomi Melalui Sektor Pertanian

Advertorial

Bupati Kutim Pimpin Upacara Peringatan Hari Guru Nasional ke-78

Pemerintah

Kapolda Kaltim Sebut Kolaborasi yang Solid Jadi Kunci Kesuksesan Penyelenggaraan Pemilu 2024

Advertorial

Fasilitasi dan Berikan Ruang Pelaku Seni, Disdikbud Kukar Akan Menggelar Event Ekspresi Budaya

Advertorial

Ketua DPRD Kukar Tekankan Prioritas Pemenuhan Air Bersih di Desa Bendang Raya

Advertorial

Disdikbud Kukar Terus Berupaya Melestarikan Bahasa Kutai Sebagai Bagian dari Kebudayaan