Home / Politik

Sabtu, 1 Maret 2025 - 15:54 WIB

Bertemu KH Saifuddin Marzuki, Rendi Solihin Dapat Dukungan Jelang PSU Pilkada Kukar

KH Saifuddin Marzuki bersama Rendi Solihin

KH Saifuddin Marzuki bersama Rendi Solihin

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Langit Samboja siang itu terlihat cerah, tetapi beban di pundak Rendi Solihin belum juga reda. Kemenangan besar yang ia raih bersama Edi Damansyah di Pilkada Kutai Kartanegara 2024 dengan torehan 259.489 suara atau 67 persen dari total suara sah—seolah tak berarti setelah Mahkamah Konstitusi mendiskualifikasi pasangannya dan memerintahkan Pemungutan Suara Ulang (PSU).

Kini, dalam dinamika politik yang penuh ketidakpastian, Rendi mencari pegangan dan nasihat dari sosok yang dihormatinya, KH Saifuddin Marzuki.

Di Pondok Pesantren Al Arsyadi, Kelurahan Handil Baru, Kecamatan Samboja, Rendi tiba di tengah suasana Ramadan yang tenang namun sarat makna. Begitu melihatnya, Pimpinan Pondok Pesantren Al Arsyadi, KH Saifuddin Marzuki, segera melangkah mendekat dan merangkulnya erat. Momen itu bukan sekadar sapaan, melainkan isyarat dukungan moral dalam situasi politik yang tidak mudah. Mata sang kiai menatap tajam, seakan memahami tantangan besar yang kini dihadapi Rendi.

Baca Juga :  Anggota DPRD Kutim Apresiasi Terkait Identifikasi Kebutuhan Sekolah di Wilayah Terpencil

Percakapan pun mengalir dengan hangat. Rendi duduk penuh takzim, mendengarkan setiap wejangan yang disampaikan KH Saifuddin Marzuki. Sesekali, kiai itu terdiam, merenungi kata-kata yang baru saja ia ucapkan. Rendi, di sisi lain, menyerap setiap nasihat dengan penuh perhatian. “Saya ingin memohon nasihat dari orangtua kami ini. Beliau menjadi salah satu orangtua kami di Samboja,” ujar Rendi dengan nada hormat.

Di antara perbincangan, terselip pembahasan mengenai dinamika politik Kukar, termasuk keputusan MK yang menggugurkan pencalonan Edi Damansyah. Rendi menyadari bahwa perjalanan politiknya kini jauh lebih menantang. Ia harus kembali berjuang, bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk menjaga amanah rakyat yang telah memberikan dukungan besar padanya di Pilkada sebelumnya.

Baca Juga :  DPRD Kukar Menggelar RDP Terkait Dukungan Perusahaan Swasta Terhadap Desa

Saat pembicaraan beralih ke PSU yang akan datang, KH Saifuddin Marzuki menyampaikan dukungannya dengan nada penuh keyakinan. “Insya Allah kita dukung, kalau orang sini, kenapa tidak kita dukung,” ucapnya mantap.

Dukungan itu bukan sekadar pernyataan politik, tetapi juga pengakuan atas kedekatan Rendi dengan masyarakat Samboja dan sekitarnya. Di tengah persaingan yang semakin ketat, restu dari seorang tokoh agama yang dihormati menjadi angin segar bagi perjuangannya. Dengan langkah yang lebih mantap, Rendi meninggalkan pondok pesantren, membawa harapan dan semangat baru untuk kembali merebut kepercayaan rakyat di PSU mendatang. (adm/fdl)

Share :

Baca Juga

Politik

SMSI Kukar Resmi Terbentuk, Angga Triandi Terpilih Sebagai Ketua

Hukum - Kriminal

Anggota DPRD Kukar Tindaklanjuti Laporan Orang Tua Korban yang Tidak Terima Hasil Persidangan Kasus Pelecehan di Pondok Pesantren

Advertorial

Turnamen Bulu Tangkis Ketua DPRD Kukar Cup Sukses Digelar

Advertorial

Serap Aspirasi Masyarakat, Ketua DPRD Kukar Melakukan Kundapil di Kelurahan Loa tebu

Advertorial

Wakil Ketua DPRD Kaltim Menghadiri Penyambutan jemaah Haji di Embarkasi Balikpapan

Advertorial

Wakil Ketua II DPRD Kutim Pimpin Rapat Paripurna Penyampaian Nota Penjelasan Pemerintah Terhadap Raperda APBD 2023

Pemerintah

Rumah Aman di Kukar Dinilai Belum Sesuai Standar Perlindungan Korban

Advertorial

Komisi IV DPRD Kukar Kunjungi Kutim, Bahas Penanganan Kemiskinan Daerah