Home / Advertorial / Pemerintah

Senin, 5 Mei 2025 - 12:03 WIB

Responsif Terhadap Isu Strategis, Pemkab Kukar Menggelar Musrenbang Tematik

Musrenbang Tematik yang digelar Pemkab Kukar

Musrenbang Tematik yang digelar Pemkab Kukar

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tematik urusan Kepemudaan, Anak, Perempuan, Disabilitas dan Kebudayaan dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026.

Acara ini dibuka oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Serketariat Kabupaten (Setkab) Kukar, Dafip Haryanto, di Ruang Rapat Lantai 2 Bappeda Kukar, pada Senin (5/5/2025).

Dafip Haryanto, menyampaikan bahwa pembangunan daerah yang efektif dan berkelanjutan menuntut perencanaan yang tidak hanya bersifat partisipatif, tetapi juga responsif terhadap isu-isu strategis yang berkembang di masyarakat.

“Selama ini, pelaksanaan Musrenbang cenderung bersifat umum dan belum sepenuhnya mampu mengakomodir kebutuhan khusus kelompok rentan atau menjawab secara mendalam tantangan sektoral yang kompleks, seperti kemiskinan, stunting, disabilitas, ketimpangan gender, Pembangunan Kawasan, Kepemudaan dan Kebudayaan secara spesifik,” ujarnya.

Baca Juga :  Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Sebut Peran Orang Tua Sangat Penting Dalam Memperhatikan Anak

Menurutnya, diperlukan pendekatan perencanaan yang lebih fokus, mendalam, dan integratif, yaitu melalui Musrenbang Tematik. Musrenbang Tematik merupakan forum yang membahas secara khusus tema tertentu yang menjadi prioritas pembangunan nasional maupun daerah.

“Dengan pendekatan ini, pemerintah daerah dapat menggali permasalahan secara lebih komprehensif, melibatkan pemangku kepentingan yang relevan, dan menyusun program/ kegiatan yang lebih tajam serta tepat sasaran,” jelasnya.

Ia menegaskan, pelaksanaan Musrenbang Tematik juga merupakan implementasi dari pendekatan Tematik, Holistik, Integratif, dan Spasial (THIS) sebagaimana diamanatkan dalam RPJPD 2025–2045 dan didorong oleh kebijakan perencanaan nasional dan daerah.

“Melalui forum ini, diharapkan perencanaan pembangunan daerah mampu menjawab isu-isu utama pembangunan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara merata dan berkeadilan,” ucapnya.

Musrenbang Tematik dengan tema Kepemudaan, Disabilitas, Perempuan, Anak, dan Budaya.

Baca Juga :  Kejuaraan Renang Sprint Race Swimming Open 2023 di Kutim Sukses Digelar

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk menghadirkan pembangunan yang lebih inklusif, berkeadilan, dan berpihak pada kelompok rentan serta strategis.

Ia menyadari bahwa pemuda, penyandang disabilitas, perempuan, anak, dan pelaku budaya merupakan elemen penting dalam pembangunan daerah, namun selama ini belum sepenuhnya memperoleh ruang yang proporsional dalam perencanaan dan penganggaran.

“Oleh karena itu, melalui forum ini, kita ingin menggali aspirasi, menyerap kebutuhan, serta merumuskan usulan program dan kegiatan yang lebih berpihak dan menjawab langsung tantangan-tantangan yang dihadapi kelompok-kelompok ini di lapangan. Kami juga berharap Musrenbang ini dapat menjadi wadah sinergi antar perangkat daerah, mitra pembangunan, dan masyarakat sipil, sehingga program yang dihasilkan benar-benar konkrit, terintegrasi, dan berdampak nyata,” tutupnya. (adv/diskominfo/kukar)

Share :

Baca Juga

Advertorial

SMPN 6 Loa Kulu Jadi Salah Satu Sekolah Rujukan Google di Kukar

Advertorial

Asisten I Setkab Kukar Membuka Kegiatan Peningkatan Berbahasa dan Bersastra Daerah

Advertorial

Tingginya Antusias Masyarakat Dukung Timnas Indonesia, Pemkab Kukar Kembali Gelar Nobar di Pendopo

Advertorial

Ketua DPRD Kukar Sementara Apresiasi Penyelenggaraan Festival Budaya Mecaq Undat

Bisnis

Forum Kontraktor Tagih Utang ke Pemkab Kukar, Bupati Pastikan Pembayaran Segera Direalisasikan

Advertorial

Prosesi Perebahan Tiang Ayu, Tanda Berakhirnya Rangkaian Festival Erau Adat Kutai 2025

Advertorial

Ketua DPRD Kaltim Menghadiri Forum Lintas Perangkat Daerah 2025-2029 dan Renja 2026

Advertorial

Disdikbud Kukar Menggelar Diklat Berjenjang Tingkat Dasar Bagi Guru PAUD