Home / Advertorial / Pendidikan-Kesehatan / Politik

Jumat, 23 Mei 2025 - 09:16 WIB

Wakil Ketua DPRDAjak Mahasiswa Asal Kaltim yang Menempuh Studi di Luar Negeri kembali ke Kampung Halaman Usai Lulus

Ananda Emira Moeis - Wakil Ketua DPRD Kaltim

Ananda Emira Moeis - Wakil Ketua DPRD Kaltim

KALIMANTAN TIMUR, eksposisi.com – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Ananda Emira Moeis, mengajak para mahasiswa asal Kaltim yang sedang menempuh studi di luar negeri untuk kembali ke kampung halaman setelah lulus.

Seruan itu adalah bentuk harapan agar aset intelektual daerah tidak lenyap dalam arus globalisasi.

Menurutnya, lulusan luar negeri, khususnya di bidang-bidang strategis seperti kedokteran, pendidikan, dan teknologi, sangat dibutuhkan untuk memperkuat kualitas hidup masyarakat di Kaltim.

Ia merujuk pada data tahun 2021, ada sekitar 56 ribu mahasiswa Indonesia tercatat menempuh pendidikan di berbagai negara. Angka itu menempatkan Indonesia sebagai salah satu pengirim pelajar internasional terbanyak di ASEAN, setelah Vietnam.

Baca Juga :  Bupati Kukar Resmikan Puskesmas Separi III di Kecamatan Tenggarong Seberang

“Ini bukan sekadar statistik, melainkan potensi besar yang belum sepenuhnya dimanfaatkan oleh daerah,” katanya.

Namun, ia juga realistis. Banyak lulusan luar negeri memilih untuk tetap tinggal dan bekerja di negara tujuan mereka, terutama karena tawaran penghasilan yang lebih tinggi dan lingkungan kerja yang lebih mapan.

“Tantangannya jelas, ada ketimpangan antara yang ditawarkan di luar dan di dalam negeri. Tapi ini bukan hanya soal karier. Ini tentang komitmen dan kontribusi terhadap kampung halaman,” ujarnya

Menurutnya, pemerintah daerah harus aktif menjalin komunikasi dengan para pelajar yang sedang studi di luar negeri. Komunikasi itu, tak hanya sebatas administratif, tetapi membangun hubungan emosional yang bisa menumbuhkan rasa memiliki.

Baca Juga :  Bupati Kukar Melakukan Safari Ramadan di Desa Loh Sumber Kecamatan Loa Kulu

Ia juga menyoroti perlunya strategi berkelanjutan dalam mengelola hasil dari program beasiswa luar negeri.

“Kita sering bangga memberi beasiswa ke luar negeri, tapi setelah lulus, tak ada ruang atau wadah yang siap menyerap mereka,” ucapnya.

Ia menekankan bahwa ilmu dan pengalaman yang dibawa pulang harus bisa ditransformasikan menjadi program konkret di daerah.

“Transfer pengetahuan mesti tepat guna. Jangan cuma jadi kebanggaan simbolik, tapi benar-benar menjawab kebutuhan daerah,” pungkasnya. (adv/dprd/kaltim)

Share :

Baca Juga

Advertorial

PT MHU-MMSGI Raih Penghargaan CSR dan PDB Award 2024

Advertorial

Bupati Kukar Membuka Lorong Pasar Ramadan yang Dipusatkan di Masjid Agung Sultan Sulaiman

Advertorial

Gerakan Pangan Murah Garapan Pemkab Kukar, Sediakan Berbagai Macam Bahan Pokok

Advertorial

Disdikbud Kukar Terus Berupaya Memprioritaskan Pemenuhan Sarpras Pendidikan Dasar

Advertorial

Pemkab Kukar Menghadiri Ekpose Hasil Pemetaan Batas Delineasi di IKN

Advertorial

Guru SLB Negeri di Kutim Raih Prestasi Guru Inovatif Tingkat Nasional

Advertorial

Program Padat Karya Produktif Distransnaker Dilaksanakan di Kelurahan Maluhu

Advertorial

Sekda Kukar Ingin Seluruh OPD Solid Menjalin Kolaborasi dan Kerjasama