Home / Advertorial / Pemerintah / Politik

Selasa, 27 Mei 2025 - 08:44 WIB

Pererat Sinergi Eksekutif dan Legislatif, DPRD Menggelar Coffe Morning Bersama Pemprov Kaltim

Coffe Morning yang digelar DPRD Kaltim

Coffe Morning yang digelar DPRD Kaltim

KALIMANTAN TIMUR, eksposisi.com – DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim menggelar kegiatan Coffee Morning sebagai upaya mempererat sinergi antara lembaga legislatif dan eksekutif.

Agenda ini berlangsung di Gedung E Lantai I, Kantor DPRD Kaltim, Samarinda, pada Senin (26/5/2025).

Forum ini menjadi ruang diskusi informal namun strategis untuk membahas berbagai isu penting pembangunan daerah, termasuk peran Kaltim sebagai penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN).

Acara tersebut dihadiri Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud, tiga Wakil Ketua DPRD yakni Ekti Imanuel, Ananda Emira Moeis, dan Yenni Eviliana, serta sejumlah anggota DPRD lainnya seperti Agusriansyah Ridwan, Firnadi Ikhsan, Arfan, Jahidin, Baba, Agus Aras, Akhmed Reza Fachlevi, M Husni Fachruddin, Agus Suwandi, dan Guntur.

Baca Juga :  Wabup Kukar Membuka Kegiatan Takjil War, Antusias Masyarakat Ramaikan Acara

Dari pihak Pemprov, hadir Sekda Sri Wahyuni, Asisten I M. Syirajudin, Asisten II Ujang Rachmad, serta Sekretaris DPRD Norhayati Usman.

Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud menegaskan bahwa acara ini bukanlah ajang seremonial belaka. Ia menyebut forum ini sebagai sarana menyamakan persepsi dan langkah dalam pembangunan.

“Coffee Morning ini bukan sekadar kumpul-kumpul. Ini forum untuk menyatukan visi antara legislatif dan eksekutif agar arah pembangunan Kaltim lebih terarah dan tidak jalan sendiri-sendiri,” tegas Hamas, biasa dia disapa.

Ia menekankan pentingnya komunikasi intens di tengah posisi strategis Kaltim yang kini menjadi sorotan nasional karena kedekatannya dengan IKN.

“Kalau komunikasi tak berjalan baik, bisa terjadi miskomunikasi kebijakan. Padahal sekarang kita butuh kekompakan,” katanya.

Baca Juga :  Bupati Kutim Resmikan RSUD Muara Bengkal, Menjadi Rumah Sakit Tipe D

Sementara itu, Sekda Provinsi Kaltim Sri Wahyuni menyampaikan bahwa penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) masih dalam proses, mengingat masa kerja pemerintahan baru masih sekitar 100 hari.

“Fokus kami saat ini adalah refocusing anggaran, terutama untuk sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur,” ungkap Sri Wahyuni.

Ia juga menyebut, beberapa kebijakan tengah diselaraskan dengan arahan pusat seperti Instruksi Presiden, Instruksi Gubernur, hingga SK Kementerian Dalam Negeri.

Menurutnya, kerja sama yang solid antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci suksesnya berbagai program prioritas daerah.

“Pak Gubernur juga sudah menunjukkan komitmen luar biasa. Sekarang mari kita kawal bersama implementasinya,” tutupnya. (adv/dprd/kaltim)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Ketua DPRD Kukar Melakukan Kundapil di Kelurahan Mangkurawang untuk Serap Aspirasi Masyarakat

Advertorial

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Soroti Sejumlah Aset Pemprov yang Tidak Terurus

Advertorial

Dinas Koperasi dan UKM Kukar Terus Melakukan penguatan dan Pendampingan Bagi Pelaku UMKM

Pemerintah

Pemkab Kukar Raih Penghargaan Beruntun, Bukti Kerja Keras Edi-Rendi dan Jajaran

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Minta Masyarakat Dukung Keterlibatan Perempuan di Bidang Politik

Advertorial

Matangkan Persiapan Pilkada 2024, Pjs Bupati Kutim Kunjungi Pemkot Bontang

Advertorial

Disdikbud Kukar Beri Apresiasi Kepada SDN 018 Tenggarong yang Berhasil Meraih Penghargaan Adiwiyata Mandiri

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Soroti Anggaran di Kecamatan Muara Bengkal yang Tidak Transparan