KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) terus meningkatkan dukungannya terhadap generasi muda yang ingin mengabdikan diri melalui jalur sekolah kedinasan.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, menjelaskan bahwa Pemkab Kukar berkomitmen membuka peluang selebar-lebarnya bagi putra-putri daerah untuk menempuh pendidikan kedinasan, baik di TNI, Polri, maupun instansi lain.
Salah satu wujud nyata komitmen tersebut diwujudkan melalui peluncuran Program Bintang Nusantara, yakni program pembinaan yang dirancang untuk memberikan persiapan menyeluruh kepada peserta seleksi.
“Ya, kalau itu kan kita mempersiapkan putra-putri terbaik Kutai Kartanegara untuk mengikuti tes-tes sekolah kedinasan sebenarnya,” ujar Aulia.
Menurutnya, minat masyarakat Kukar yang cukup tinggi untuk masuk TNI menjadi salah satu alasan pemerintah memperkuat fasilitas pembinaan. Program ini disusun untuk memastikan para peserta memiliki kesiapan fisik, mental, dan disiplin sejak jauh hari sebelum menghadapi seleksi.
Menurutnya, tantangan seleksi sekolah kedinasan setiap tahun semakin berat. Karena itu, pemerintah merasa perlu hadir memberikan pendampingan serius agar calon peserta dari Kukar dapat bersaing dengan daerah lain.
“Makanya Program Bintang Nusantara ini kita luncurkan untuk membantu anak-anak kita mempersiapkan diri,” tegasnya.
Selain fokus pada pembinaan calon peserta TNI, Pemkab Kukar juga mulai menjajaki kerja sama lebih intensif dengan pihak kepolisian untuk memfasilitasi putra-putri daerah yang bercita-cita menjadi anggota Polri.
Ia pun mengungkapkan, koordinasi dengan Polda Kaltim dan Polres Kukar telah dilakukan untuk memperkuat pola pembinaan.
“Kami juga kan kemarin sudah bicara dengan Pak Kapolda terkait dengan anak-anak kita yang mau jadi polisi. Kami bicara sudah dengan Kapolres, nanti kemungkinan kita akan karantina anak-anak kita yang mau masuk tes di sana, biar kita siapkan fisik dan mental,” pungkasnya. (ltf/fdl)








