Home / Advertorial / Pemerintah / Pendidikan-Kesehatan

Minggu, 7 September 2025 - 18:54 WIB

Erau Adat Kutai 2025 Siap Digelar, Pembukaan Akan Dimeriahkan Tari Massal

Disdikbud Kukar menggelar Konferensi Pers terkait Erau Adat Kutai 2025

Disdikbud Kukar menggelar Konferensi Pers terkait Erau Adat Kutai 2025

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Dalam hitungan hari, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali akan menggelar pesta budaya terbesar, yaiti Erau Adat Kutai 2025. Rangkaian kegiatan yang selalu ditunggu masyarakat ini dipastikan siap digelar pada 21–29 September mendatang.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Thauhid Afrilian Noor, saat konferensi pers di Kantor Disdikbud Kukar, pada Minggu (7/9/2025).

Dalam kesempatan tersebut, hadir juga Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Aji Muhammad Arifin bersama Pangeran Heriansyah, serta Kabid Kebudayaan Puji Utomo.

“Pembukaan seremonial akan berlangsung di Stadion Rondong Demang, dibuka langsung oleh ayahanda Sultan. InsyaAllah juga akan hadir Menteri Pariwisata,” ujar Thauhid.

Baca Juga :  Bupati Kukar Berikan Bantuan Bagi Korban Kebakaran di Kelurahan Loa Ipuh

Tahun ini, pembukaan Erau akan dimeriahkan dengan tari massal oleh sekitar 400 pelajar. Selain itu, masyarakat juga dapat menikmati Expo budaya di area parkir Stadion Rondong Demang mulai 21–28 September, yang melibatkan seluruh OPD, BUMD, hingga UMKM lokal. Di Expo itu juga tersaji pentas seni, perlombaan tradisi, serta hiburan budaya lainnya.

Tak hanya seni dan budaya, kegiatan olahraga juga turut memeriahkan Erau, di antaranya Bupati Cup dan olahraga tradisional yang digelar Dispora Kukar di sekitar kawasan Jembatan Repo-repo Pulau Kumala.

Ia mengatakan, salah satu kegiatan yang dinanti-nanti oleh masyarakat adalah prosesi Beseprah, yang dijadwalkan pada 25 September di sepanjang jalan depan Museum Mulawarman.

Baca Juga :  Kabupaten Kukar Meraih Penghargaan dari Kemendikbud Ristek Karena Melestarikan Bahasa Daerah kepada Pelajar

“Beseprah adalah tradisi kita yang harus dijaga. Mohon masyarakat tidak terburu-buru mengambil makanan sebelum prosesi dimulai,” pesannya.

Sementara itu, Belimbur tetap menjadi puncak acara penutupan. Pemkab Kukar telah menyiapkan penampungan air bersih di sejumlah titik agar masyarakat bisa mengikuti tradisi ini dengan aman.

ia menegaskan bahwa penyelenggaraan Erau merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah dan Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.

“Pemerintah sendiri fokus pada festival rakyat dan acara seremonial, sedangkan prosesi sakral tetap sepenuhnya dilaksanakan pihak oleh Kesultanan,” tutupnya. (adv/disdikbud/kukar)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Disdikbud Kukar Gelar Kelas Parenting PAUD di Sejumlah Kecamatan, Libatkan Orang Tua Peserta Didik

Advertorial

Dinas PU Kukar Turut Berkontribusi Bangun Infrastruktur Penunjang Pertanian

Advertorial

Asisten II Setkab Kukar Menghadiri Kegiatan Upstream Oil And Gas Executive Meeting

Advertorial

Partai Demokrat Buka Pendaftaran Bacaleg, AFD Panggil Putra dan Putri Terbaik di Kukar

Advertorial

Pemkab Kukar Usulkan Perbaikan Jalan Poros Desa Loleng Kecamatan Kota Bangun

Advertorial

Kreatifitas SDN 005 Tenggarong, Membuat Karya Seni Dari Barang yang Sudah Tidak Terpakai

Advertorial

Pekan Wisata Meriahkan HUT ke-20 Desa Selangkau Resmi Ditutup Bupati Kutim

Pemerintah

Destinasi Wisata Kukar Kembali Ramai Saat Nataru, Kontribusi Peningkatan PAD Jadi Perhatian