Home / Advertorial / Pemerintah / Pendidikan-Kesehatan

Minggu, 21 September 2025 - 15:06 WIB

Pembukaan Festival Erau Adat Kutai 2025 Berlangsung Meriah

Para pejabat yang menghadiri acara pembukaan Festival Erau Adat Kutai 2025

Para pejabat yang menghadiri acara pembukaan Festival Erau Adat Kutai 2025

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Festival Erau Adat Kutai tahun 2025 resmi dimulai dengan opening ceremony yang digelar di Stadion Rondong Demang, Tenggarong, pada Minggu (21/9/2025).

Acara ini Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana, bersama Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud beserta jajaran, Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri serta jajaran Forkopimda.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri menyampaikan, pembukaan Erau ini menjadi penanda dimulainya rangkaian prosesi adat dan kegiatan budaya yang berlangsung pada 21–29 September 2025.

“Hari ini kita laksanakan soft opening ceremonial Erau. Dengan acara ini menandakan Erau resmi dimulai. Insyallah pelaksanaannya akan berlangsung mulai tanggal 21–29 September 2025 dan akan kita lanjutkan dengan acara paripurna ulang tahun Kota Tenggarong,” ujarnya.

Ia berharap, Erau tidak hanya menjadi ajang pelestarian tradisi, tetapi juga menjaga suasana daerah agar tetap aman dan kondusif.

Baca Juga :  Bupati Berikan Bantuan Dana Pembangunan Masjid Ad Da.wah di Desa Loa Duri Ilir

“Kita berharap nilai-nilai budaya yang ditampilkan dari Erau ini bisa mencerminkan jati diri masyarakat Kutai Kartanegara. Sekaligus memberikan rasa aman, tertib, dan tenteram bagi daerah kita. Tidak hanya saat Erau, tapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Thauhid Afrilian Noor, menegaskan bahwa prosesi sakral Erau tetap sepenuhnya menjadi kewenangan Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Pemerintah hanya berperan sebagai pendukung.

“Pembukaan Erau secara sakral tadi pagi sudah dilakukan di Keraton, ditandai dengan pendirian Tiang Ayu dan penyalaan berong. Yang kita lakukan di Stadion Rondong Demang ini hanyalah seremoni, bukan bagian dari prosesi sakral. Kesakralan Erau tetap dilaksanakan oleh pihak Kesultanan,” jelas Thauhid.

Baca Juga :  Anggota DPRD Kutim, Faizal Rachman Dukung Pemekaran DOB Sangkulirang

Menurutnya, masyarakat yang ingin menyaksikan prosesi sakral bisa datang langsung ke Keraton.

“Setiap malam akan ada ritual hingga malam Senin. Sementara untuk prosesi tradisi seperti Beseprah, akan dilaksanakan pemerintah pada 25 September mendatang. Itu tradisi jamuan Sultan kepada masyarakat, namun bukan bagian dari prosesi sakral,” terangnya.

Selain prosesi adat, Erau 2025 juga diramaikan dengan pameran atau expo yang sudah resmi dibuka.

“Kami mengajak masyarakat memeriahkan expo ini, sekaligus tetap menjaga keamanan dan kondusivitas daerah kita. Karena setiap malam masyarakat tentu ramai keluar rumah, mari selalu berhati-hati,” pesan Thauhid.

Rangkaian Erau 2025 akan ditutup dengan tradisi Belimbur pada 28 September mendatang, sebelum dilanjutkan dengan perayaan HUT Kota Tenggarong. (adv/disdikbud/kukar)

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Dari Kepala Puskesmas ke Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri Bagikan Success Story ke IKA Unhas Balikpapan

Advertorial

SMPN 2 Tenggarong Berhasil Persembahkan Berbagai Piala dan Prestasi Berbagai Tingkatan

Pemerintah

Air Bangar Ganggu Kualitas dan Distribusi Air Baku, Perumda Tirta Mahakam Siapkan Teknologi Membran

Advertorial

Wakil Bupati Tetap Optimis Jalankan Program Kukar Idaman Terbaik, Meski Efisiensi Anggaran Tahun 2026

Pemerintah

Sekda Kukar Harap PWI Jadi Garda Verifikasi Fakta dan Pengawal Pembangunan

Pemerintah

Ruang Rapat Diskominfo Kukar Dibakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp2 Miliar

Advertorial

Sekda Apresiasi Kinerja Dinas PU Kukar, Optimis Seluruh Kegiatan Terselesaikan Dengan Baik

Advertorial

Meriahkan HUT ke-78 RI, Ketua DPRD Kukar Menggelar Lomba Layangan Aduan