KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) periode 2025–2028 menjadikan agenda silaturahmi dengan Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura sebagai langkah awal memperkuat peran pers dalam menjaga nilai budaya dan harmoni sosial di Kukar. Pertemuan tersebut berlangsung di Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Senin (26/1/2026).
Kehadiran insan pers dari PWI Kukar menandai komitmen organisasi profesi wartawan untuk membangun komunikasi yang terbuka dengan institusi budaya yang memiliki peran historis dan sosial penting di Kukar.
Rombongan PWI Kukar disambut Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Aji Muhammad Arifin, bersama Bunda Ratu serta Pangeran Mangkupatih Dhanur Dwijatmiko yang bertindak sebagai juru bicara Sultan.
Dalam arahannya, Sultan Aji Muhammad Arifin menekankan pentingnya peran media dalam membangun narasi yang positif dan berimbang di tengah masyarakat. Menurutnya, pers memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keharmonisan sosial sekaligus melestarikan nilai-nilai adat dan budaya daerah.
Sultan berharap insan pers dapat terus menyajikan pemberitaan yang menyejukkan, edukatif, serta mampu menjadi perekat persatuan di tengah dinamika masyarakat yang terus berkembang.
Ketua PWI Kukar Andi Wibowo menyampaikan bahwa silaturahmi ini menjadi langkah penting untuk memperkuat hubungan emosional sekaligus profesional antara PWI Kukar dan Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.
Ia menegaskan PWI Kukar siap menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang sehat, berimbang, dan berorientasi pada kepentingan publik serta pelestarian budaya daerah.
“Media memiliki peran strategis dalam menjaga nilai budaya dan keharmonisan masyarakat. Kami berharap insan pers dapat terus menghadirkan pemberitaan yang menyejukkan dan membangun,” ujarnya.
Ia mengungkapkan bahwa, pihaknya berkomitmen menjaga marwah profesi wartawan dengan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik.
“Kami siap bersinergi dan berkoordinasi secara baik agar pemberitaan yang dihasilkan PWI Kukar memberikan dampak positif bagi masyarakat Kutai Kartanegara,” katanya.
Sementara itu, Pangeran Mangkupatih Dhanur Dwijatmiko menegaskan bahwa Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura selalu membuka ruang komunikasi dengan insan pers demi menjaga informasi yang sehat dan berimbang.
“Sinergi dengan media sangat penting agar pesan-pesan budaya dan nilai kearifan lokal dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat,” pungkasnya. (ltf/fdl)










