Home / Advertorial / Ekonomi / Infrastruktur / Pemerintah / Pendidikan-Kesehatan / Politik

Selasa, 23 September 2025 - 20:38 WIB

DPRD dan Pemkab Kukar Sepakat APBD Perubahan 2025 Rp11,3 Triliun, Pencairan Beasiswa Tahap Dua Dilakukan Akhir Oktober

Pemkab dan DPRD Kukar sepakati APBD Perubahan Rp11,3 triliun

Pemkab dan DPRD Kukar sepakati APBD Perubahan Rp11,3 triliun

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Rapat Paripurna ke-11 masa sidang I, di Ruang Rapat Sidang Utama pada Selasa, (23/9/2025).

Dalam rapat tersebut pemerintah kabupaten dan DPRD melakukan kesepakatan bersama terhadap rancangan perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) tahun 2025.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, menyampaikan apresiasinya atas hasil Rapat Badan Anggaran (Banggar) yang sepakat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan sebesar Rp11,3 triliun.

“DPRD bersepakat dengan kebijakan umum anggaran perubahan yang dibahas bersama pemerintah daerah. Ini menjadi langkah penting dalam mendukung pembangunan Kukar,” ujarnya.

Salah satu poin yang disepakati bersama yakni terkait penambahan anggaran Beasiswa Kukar Idaman yang akan digelontorkan sebesar Rp16 miliar pada APBD Perubahan 2025.

Baca Juga :  Kafilah Juara 1 MTQ Nasional Asal Kukar Dapat Rumah dari Bupati

Aulia Rahman Basri memastikan setelah proses administrasi selesai, pada akhir Oktober beasiswa sudah bisa dicairkan kepada para penerima

“InshaAllah kita bayarkan bagi mahasiswa, siswa SMP, SMA, maupun anak-anak yang mondok di pesantren,” tegasnya.

Meski demikian, ia mengungkapkan ada satu poin yang belum dapat dilaksanakan. Yakni penyertaan modal ke Bankaltimtara sebesar Rp21 miliar tidak disetujui.

Ia mengungkapkan bahwa penyertaan modal tersebut untuk penguatan Kredit Kukar Idaman (KKI).

Tapi jika tidak bisa disetujui sekarang pihaknya akan mendorong penyertaan modal ini pada tahun 2026. Karena menurutnya, program KKI sudah menunjukkan dampak positif.

“Penerima manfaat KKI hari ini sudah sekitar 1.800 orang dengan nilai uang beredar mencapai Rp36 miliar. Ke depan, kita akan menyiapkan strategi agar program ini semakin besar manfaatnya,” terangnya.

Baca Juga :  Delapan ASN Kukar Diberhentikan, Karena Pelanggaran Disiplin dan Kode Etik

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kukar, Abdul Rasid menegaskan bahwa rencana penyertaan modal ke Bankaltimtara sebesar Rp21 miliar tidak disetujui oleh hampir seluruh fraksi.

“Karena kondisi kita sekarang defisit, maka kegiatan prioritas yang harus didahulukan. Penyertaan modal ke Bankaltimtara untuk sementara ditiadakan,” tegasnya.

Rasid menjelaskan, nilai APBD Kukar tahun 2025 mencapai Rp11,3 triliun. Menurutnya, dana penyertaan modal yang ditunda tidak dialokasikan ke pos lain dan baru akan dibahas kembali pada 2026. Ia mengungkapkan, proses pengesahan APBD Perubahan masih menyesuaikan agenda Banggar DPRD.

“Kalau pembahasan sudah rampung dan tidak ada persoalan lagi, maka bisa segera kita sahkan. Deadline memang akhir September, tapi tetap mengikuti mekanisme pembahasan di dewan,” tutupnya. (adv/dprd/kukar)

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Pastikan Persiapan Berjalan Lancar, Wabup Rendi Solihin Meninjau Venue Kukar Land Festival

Advertorial

DPRD Kukar Dukung Pembangunan Jembatan Sebulu, Akses Vital Penghubung antar Daerah

Pemerintah

TIFAF 2022 akan Digelar Juli, Didukung Langsung Kemeparekraf RI

Advertorial

Hari Santri Nasional 2025 di Kukar Dirangkai Prosesi Beseprah, Simbol Kebersamaan dan Kesederhanaan Santri

Advertorial

Wabup Rendi Solihin Bersama Masyarakat Gotong Royong Bersihkan Lingkungan di Dua Kecamatan

Pendidikan-Kesehatan

Masyarakat Desa Kedang Ipil Antusias Persiapkan Tradisi Nutuk Beham

Advertorial

Kabag Kesra Setkab Kukar Resmi Menutup Lomba Habsyi

Advertorial

Tekan Angka Kematian Bayi dan Stunting, DPMD Kukar Lakukan Pembinaan Kader Posyandu