KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Sri Wahyuni menghadiri acara peluncuran Gerai Berkah Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) bertajuk Perempuan Inspiratif Jual Asa dan Rasa (PIJAR).
Ini merupakan program Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kukar, sebagai upaya mendukung kemandirian ekonomi PEKKA di Kukar.
Gerai yang berlokasi di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Melayu, Tenggarong ini menjadi tempat bagi para PEKKA untuk memasarkan produk olahan mereka, mulai dari aneka kue hingga kerajinan tangan.
Anggota DPRD Kukar, Sri Wahyuni menyampaikan apresiasi langkah DP3A Kukar dalam menghadirkan Gerai PIJAR sebagai wadah pemberdayaan ekonomi bagi perempuan kepala keluarga.
“Ini adalah bentuk nyata komitmen dalam mendorong kemandirian dan kesejahteraan perempuan di Kukar. Semoga gerai ini menjadi titik awal lahirnya lebih banyak perempuan inspiratif yang mampu mengangkat perekonomian keluarganya,” ucapnya.
Plt Kepala DP3A Kukar, Hero Suprayetno, menjelaskan keberadaan Gerai PIJAR merupakan bagian dari strategi besar untuk memperkuat ekonomi keluarga melalui pemberdayaan perempuan.
“Gerai ini menjadi wadah agar produk PEKKA memiliki nilai tambah dan mampu bersaing. Harapannya, bisa menopang perekonomian keluarga mereka,” jelas Hero.
Ia mengatakan bahwa pengembangan gerai tidak berhenti di Tenggarong. DP3A menargetkan ke depan gerai serupa akan hadir di seluruh kecamatan Kukar.
“Kami ingin ada pemerataan kesempatan pemberdayaan, sehingga PEKKA di mana pun bisa merasakan manfaatnya,” katanya.
Berdasarkan data DP3A, jumlah PEKKA di Kukar mencapai 40 ribu orang, dengan sekitar 2 ribu di antaranya berdomisili di Tenggarong. Angka inilah yang melatarbelakangi dipilihnya Tenggarong sebagai lokasi perdana.
Ia menekankan, gerai PIJAR tidak hanya sebatas ruang jual-beli, melainkan juga sarana pendampingan berkelanjutan.
“Peningkatan kapasitas SDM, pelatihan, serta penyediaan sarana-prasarana akan terus kita dorong agar PEKKA semakin mandiri,” jelasnya.
Gerai PIJAR diharapkan menjadi cahaya baru yang mampu menguatkan ketahanan keluarga, sekaligus membuka jalan bagi perempuan kepala keluarga di Kukar untuk lebih berdaya dan sejahtera. (adv/dprd/kukar)









