Home / Advertorial / Pemerintah

Selasa, 26 November 2024 - 13:09 WIB

Fraksi PKS DPRD Kutim Meminta Penggunaan APBD 2025 Berkelanjutan untuk Masyarakat

Syaiful Bakhri - Anggota DPRD Kutai Timur

Syaiful Bakhri - Anggota DPRD Kutai Timur

KUTAI TIMUR, eksposisi.com – Perwakilan Fraksi Keadilan Sejahtera (PKS) dalam Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutm), Syaiful Bakhri mengungkapkan pandangannya mengenai alokasi belanja daerah Kabupaten Kutai Timur yang mencapai Rp 11.136.470.300.800,- (11,136 triliun).

“Jika dilihat dari rincian penggunaan belanja daerah, belanja terbesar masih pada belanja operasi yaitu senilai Rp 5,603 triliun,” ujarnya.

Hal tersebut disampaikan dalam rapat paripurna ke-20 masa persidangan ke-1 tahun sidang 2024/2025, ruang sidang utama DPRD Kutim, Jumat (22/11/2024).

Hadir dan disaksikan oleh ketua DPRD Kutim, Jimmy, Asisten Pemerintahan Umum dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Poniso Surryo Renggono dan 23 anggota dewan serta masing-masing perwakilan unsur forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kutim.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kutim Soroti Proyek Pemerintah yang Sudah Berjalan Tanpa HPS

Syaiful juga menjelaskan bahwa belanja operasi merupakan pengeluaran anggaran untuk kegiatan sehari-hari yang memberikan manfaat jangka pendek.

“Kami berharap agar belanja operasi ini dapat digunakan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya keseimbangan antara belanja operasi dan belanja modal.

“Ke depan, kami berharap belanja operasi dapat berimbang dengan belanja modal yang memberikan manfaat lebih dari satu periode akuntansi,” tambahnya.

Angggota komisi C itu mengaku berkomitmen untuk mendorong pemerintah daerah agar lebih bijak dalam mengelola anggaran.

“Pengelolaan yang baik akan memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pemkab Kukar Serahkan LKPD 2025 ke BPK RI, Bupati Jelaskan Soal Pinjaman ke Bankaltimtara

Lebih lanjut, Ia menegaskan bahwa belanja daerah harus diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

“Kami ingin melihat belanja daerah tidak hanya fokus pada kegiatan rutin, tetapi juga pada pembangunan infrastruktur dan program-program yang berkelanjutan,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, ia mengingatkan pentingnya transparansi dalam pengelolaan belanja daerah.

“Masyarakat berhak mengetahui bagaimana anggaran mereka digunakan, dan kami akan terus mengawasi agar pengelolaan anggaran ini berjalan dengan baik,” tuturnya.

Fraksi Keadilan Sejahtera berharap agar pemerintah dapat merumuskan kebijakan yang lebih strategis dalam penggunaan belanja daerah.

“Kami ingin melihat program-program yang tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan jangka panjang,” pungkasnya. (adv/dprd/kutim)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Bupati Kukar Memimpin Eksekutif Meeting Bersama Sejumlah Pimpinan Perusahaan

Infrastruktur

Jembatan Kutai Kartanegara Bergetar Saat Kendaraan Melintas, Perlu Segera Dilakukan Pemeriksaan Menyeluruh

Advertorial

Dispora Kukar Menggelar Run Street Ramadan Series 2 Kukar Idaman Cup 2025

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Apresiasi Terkait Identifikasi Kebutuhan Sekolah di Wilayah Terpencil

Advertorial

Dinas PU Kukar Dorong Perbaikan Akses Desa Loleng Melalui Anggaran IJD

Advertorial

Atasi Maraknya Pelecehan Seksual dan LGBT, DPRD Kukar Berencana Membentuk Perda

Bisnis

Pemkab Kukar Monitoring Pasar Jelang Lebaran, Sejumlah Harga Bahan Pokok Mengalami Kenaikan

Advertorial

Pemkab Kukar Melaksanakan Pendampingan Pengisian Kertas Kerja Penilaian Mandiri SPIP Terintegrasi