Home / Bisnis / Ekonomi / Pemerintah

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:58 WIB

Pemkab Kukar Serahkan Unit Usaha Produktif Bagi Koperasi Desa, Kades Kembang Janggut Siap Kawal Program untuk Kesejahteraan Masyarakat

Ardiansyah - Kepala Desa Kembang Janggut (Latif/Eksposisi)

Ardiansyah - Kepala Desa Kembang Janggut (Latif/Eksposisi)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Kepala Desa Kembang Janggut, Ardiansyah, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) bersama PT Rea Kaltim atas realisasi program usaha produktif yang mulai diserahkan kepada desa sebagai bagian dari kewajiban perusahaan.

Ia berharap, penyerahan unit usaha produktif ini menjadi awal yang baik bagi hubungan perusahaan dan desa, serta membuka peluang hadirnya program-program lanjutan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

“Mudah-mudahan dengan adanya penyerahan ini akan ada program-program lain yang nantinya bermuara kepada kesejahteraan warga Desa Kembang Janggut,” ucapnya pada Rabu (11/02/2026).

Terkait atensi dan penegasan dari Bupati Kukar agar program tersebut dikawal secara maksimal, Ardiansyah menegaskan pihak desa siap menjalankan arahan tersebut. Ia memastikan pemerintah desa akan mengawal pelaksanaan program, terutama dalam upaya pemenuhan hak masyarakat.

Baca Juga :  MTQ ke-45 Tingkat Kabupaten Kukar Resmi Dibuka, Ratusan Kafilah dari 20 Kecamatan Ikuti 19 Cabang yang Dilombakan

“Kami akan selalu kawal program ini. Utamanya sebenarnya kami itu lahan. Karena keterbatasan lahan di Kembang Janggut, maka kami ambil program dalam bentuk lain. Tapi yang kami utamakan tetap kebun,” tegasnya.

Menurutnya, skema ideal yang diharapkan desa adalah sekitar 75 hingga 80 persen dalam bentuk kebun sawit, sementara sisanya dapat dikonversi ke program usaha produktif seperti penyewaan unit kendaraan maupun alat berat.

Baca Juga :  Tekan Angka Kematian Bayi dan Stunting, DPMD Kukar Lakukan Pembinaan Kader Posyandu

Ia mengungkapkan, sesuai rencana yang telah disepakati, ke depan tidak hanya kendaraan roda empat yang disewakan, namun juga berpotensi bertambah ke unit lain seperti truk dan alat berat.

Terkait target lahan, ia menyebut bahwa berdasarkan perhitungan awal, kewajiban pembangunan kebun oleh PT Rea Kaltim mencapai sekitar 900 hektare. Namun hingga saat ini baru terealisasi sekitar 113 hektare.

“Artinya masih tersisa 800 hektare lebih. Harapan kami nanti sekitar 500 sampai 600 hektare bisa untuk kebun, sisanya baru kami gunakan untuk unit usaha produktif,” pungkasnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Asisten I Setkab Kukar Membuka Lomba Gerak Jalan Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-96

Advertorial

Pemkab Kutim Berencana Membangun Terminal Terpadu

Advertorial

Sikapi Terkait Kekurangan Nakes di RS Pratama Muara Bengkal, Ramadhani Usulkan Beasiswa untuk Mahasiswa Kedokteran Asal Kutim

Advertorial

BPBD Kukar Turunkan Personil dan Unit Damkar, Sediakan Air dalam Prosesi Belimbur di Tenggarong

Pemerintah

Aulia Rahman Basri Terpilih Sebagai Koordinator Presidium Dalam Musda MD KAHMI ke-VI Kukar

Pemerintah

Bansos yang Sempat Terkendala, akan Segera Tersalurkan

Advertorial

Ketua DPRD Menghadiri Kunjungan Kerja Menteri PPPA RI ke Kaltim

Bisnis

Dispora Kukar Perkuat Layanan Legalitas Usaha untuk Pemuda Wirausaha