Home / Bisnis / Ekonomi / Energi / Finansial

Senin, 16 Maret 2026 - 15:01 WIB

Stok Elpiji Nasional Disebut Cukup, Agen di Kukar Pastikan Pasokan Masuk Setiap Hari

Ketersediaan tabung gas elpiji di lokasi salah satu agen di Kecamatan Tenggarong (Latif/Eksposisi)

Ketersediaan tabung gas elpiji di lokasi salah satu agen di Kecamatan Tenggarong (Latif/Eksposisi)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com –  Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan stok cadangan elpiji nasional yang dikelola PT Pertamina (Persero) masih dalam kondisi cukup. Berdasarkan data per 9 Maret 2026, ketahanan stok elpiji sekitar 11 hari.

Menanggapi hal tersebut,salah satu  agen elpiji di daerah, yakni PT Nararya yang berlokasi di Kecamatan Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan distribusi di lapangan tetap berjalan normal.

Direktur PT Nararya, Windi Novri Ananta, mengatakan pasokan elpiji  sebenarnya terus masuk setiap hari sehingga perhitungan hari stok tidak berarti pasokan akan benar-benar habis.

“Sebenarnya di pengisian itu setiap hari tetap ada barang masuk. Jadi istilahnya kalau dihitung 21 hari atau 18 hari itu bukan berarti benar-benar habis, karena sebelum kosong sudah diisi lagi,” ujarnya pada Senin (16/3/2026).

Baca Juga :  Anggota DPRD Sebut Pengembangan Infrastruktur Air di Kutim PAMSIMAS dan PDAM Jadi Andalan

Ia menjelaskan, sistem distribusi elpiji berjalan seperti pengisian tandon yang terus diperbarui. Ketika stok mulai berkurang, suplai baru sudah disiapkan untuk masuk sehingga ketersediaan tetap terjaga.

“Ibarat tandon, ketika sudah turun separuh, sebelum habis itu sudah diisi lagi. Jadi sebenarnya tidak sampai kosong,” jelasnya.

Meski demikian, Windi menegaskan bahwa informasi mengenai kapasitas stok secara detail merupakan kewenangan PT Pertamina (Persero) sebagai regulator distribusi energi nasional. Agen di daerah hanya berperan dalam menyalurkan pasokan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Demi Kesejahteraan Rakyat, DPRD dan Mitra Kerja Harus Terus Bangun Sinergi dan Komunikasi

Selain menjabat sebagai direktur perusahaan, Windi juga merupakan sekretaris organisasi Hiswana Migas cabang Samarinda yang membawahi enam wilayah kabupaten/kota. Hingga saat ini, pihaknya mengaku belum menerima informasi mengenai potensi gangguan pasokan LPG di daerah.

“Sampai saat ini belum ada isu-isu seperti itu. Biasanya kalau ada kabar apa pun kami pasti sudah mengetahui lebih dulu,” katanya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying karena dapat memicu kelangkaan semu di tingkat distribusi.

“Kami harapkan masyarakat tidak panik buying dulu. Kita percayakan pemerintah mengambil langkah terbaik agar pasokan tetap terjaga,” pungkasnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Wabup Rendi Solihin Serahkan Bantuan Perikanan, Disambut Kebahagiaan Nelayan

Bisnis

Maknai Mayday, SMSI Kukar Dorong Terwujudnya Rasa Aman Bagi Pekerja Pers

Advertorial

Wakil Bupati Tetap Optimis Jalankan Program Kukar Idaman Terbaik, Meski Efisiensi Anggaran Tahun 2026

Bisnis

PT MHU-MMSGI Memberikan Bantuan Logistik Senilai Rp500 Juta kepada Korban Gempa di Cianjur

Advertorial

Kukar Idaman Terbaik Fokus Bangun Nelayan Tangguh, Bantuan Produksi Hingga Infrastruktur Diperkuat

Bisnis

Satu Data Perikanan Jadi Fokus DKP Kukar pada Rakor Statistik Sektoral 2025

Advertorial

Festival dan Pasar Rakyat Loa Janan Sukses Digelar, Dispar Kukar Harapkan Kekraf di Kecamatan Lain Termotivasi

Ekonomi

RDP DPRD Kukar Bahas Penertiban Tahura Bukit Soeharto, Otorita IKN Tegaskan Tidak Gusur Warga Lama