Home / Hukum - Kriminal / Pemerintah

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:34 WIB

Kakanwil Ditjenpas Kaltim Apresiasi Dukungan Pemkab Kukar terhadap Pembinaan Lapas di Tenggarong

Endang Lintang Hardiman - Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Kaltim (Latif/Eksposisi)

Endang Lintang Hardiman - Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Kaltim (Latif/Eksposisi)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) bersama Lapas Kelas IIA Tenggarong terus memperkuat sinergi dalam mendukung pembinaan warga binaan.

Hal tersebut terlihat dalam agenda kunjungan dan silaturahmi Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri pada rangkaian Syukuran Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, pada Jumat (22/5/2026).

Kunjungan tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Timur (Kaltim) , Endang Lintang Hardiman.

Ia menilai perhatian pemerintah daerah terhadap lembaga pemasyarakatan menjadi dukungan penting bagi proses pembinaan warga binaan.

Menurutnya, kehadiran kepala daerah secara langsung ke lapas merupakan hal yang jarang terjadi. Karena itu, pihaknya menyampaikan terima kasih atas kepedulian Bupati Kukar yang ingin melihat langsung berbagai kegiatan pembinaan di Lapas Kelas IIA Tenggarong.

“Kami sangat berterima kasih dan apresiasi dengan kunjungan Bapak Bupati ini karena jarang-jarang pemerintah daerah biasanya datang ke lapas,” ujarnya.

Baca Juga :  Peningkatan dan Pengembangan UMKM Masih Terus Gencar Degenjot Pemkab Kukar

Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau berbagai program pembinaan yang tengah dikembangkan oleh pihak lapas. Salah satunya pembangunan SAE atau Sarana Edukasi dan Asimilasi yang nantinya dimanfaatkan untuk warga binaan maupun masyarakat sekitar.

Program tersebut juga menjadi bagian dari pengembangan desa binaan lapas. Kawasan itu nantinya diproyeksikan sebagai pusat kegiatan sosial kemasyarakatan dan aktivitas produktif yang melibatkan warga binaan bersama masyarakat sekitar.

“Nanti akan menjadi tempat kumpulnya warga-warga yang ada di desa binaan kita,” katanya.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Tenggarong, I Wayan Nurasta Wibawa mengatakan pihaknya tengah mengembangkan konsep “Kampung Pemasyarakatan” sebagai bentuk pembinaan berbasis pemberdayaan masyarakat.

Melalui konsep tersebut, kawasan lapas nantinya akan dilengkapi berbagai fasilitas sosial dan ekonomi, termasuk pembangunan kafe yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berkumpul dan beraktivitas.

Baca Juga :  Pemerintah Melakukan Pemetaan Lokasi Pembangunan Jalan di IKN Mulai Januari 2025

“Pak Wayan selaku Kalapas berinisiatif untuk menjadikan ini kampung pemasyarakatan. Jadi semua nanti ada aktivitas di sini,” ujarnya.

Selain itu, pihak lapas juga akan memperkuat layanan komunikasi resmi bagi warga binaan melalui program wartel khusus lapas. Program ini bertujuan mempermudah akses komunikasi warga binaan dengan keluarga sesuai aturan yang berlaku.

Menurut Wayan, penggunaan wartel resmi diharapkan dapat mencegah penyalahgunaan telepon genggam ilegal di dalam lapas. Seluruh aktivitas komunikasi nantinya tetap berada dalam pengawasan melalui sistem rekaman dan CCTV.

“Karena di dalam regulasi, hak komunikasi warga binaan tidak dilarang. Yang dilarang itu handphonenya karena sering disalahgunakan,” pungkasnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Kepuasan Publik Terus Meningkat, Pemkab Kukar Dinilai Semakin Responsif dan Tepat Sasaran

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Terima Usulan Masyarakat untuk Pengembangan Pariwisata dan Peningkatan Layanan Kesehatan

Advertorial

Pentas Seni Kebudayaan Kuliner dan Adat Nusantara Resmi Dibuka

Ekonomi

Bupati Kukar Pastikan TPP dan THR Bagi ASN dan PPPK Sudah Dibayar

Pemerintah

Gelar Pertemuan Santai Bersama Awak Media, Aulia-Rendi Ingin Melihat Gambaran Objektif dari Jurnalis

Advertorial

Pemkab Kukar Hadiri Penanaman Pohon Mangrove Dalam Rangka Rehabilitasi DAS

Advertorial

Festival Seni dan Budaya PDKT 2024 Resmi Ditutup

Advertorial

Bupati Edi Damansyah Minta Disdikbud Evaluasi Anggaran Peningkatan SDM, Agar Tepat Sasaran