KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) terus menunjukkan tren positif dalam tiga tahun terakhir. Peningkatan ini dinilai sebagai sinyal bahwa program pembangunan dan layanan publik yang dijalankan pemerintah daerah semakin menjawab kebutuhan masyarakat di berbagai lapisan.
Pengamat sosial sekaligus Koordinator Program Studi Pembangunan Sosial Universitas Mulawarman, Ismail Lukman, memberikan apresiasi terhadap konsistensi Pemkab Kukar dalam menjalankan Program Dedikasi yang digagas oleh Bupati dan Wakil Bupati Kukar.
Menurutnya, pendekatan pembangunan yang dilakukan pemerintah saat ini lebih terarah dan mampu memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Ismail menjelaskan bahwa banyak program pemerintah daerah kini lebih berpihak kepada kebutuhan mendasar warga, dimulai dari peningkatan layanan dasar, pemberdayaan ekonomi, hingga penguatan infrastruktur desa.
Ia juga menilai bahwa pemerintahan saat ini merupakan bentuk keberlanjutan sekaligus penyempurnaan dari periode sebelumnya. Dengan dasar program yang kuat, Pemkab Kukar disebut berhasil memperluas dampak positif melalui penyelarasan kebijakan yang lebih menyentuh kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.
Berdasarkan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Tahun 2025, tingkat kepuasan publik mencapai 77,24 persen, masuk dalam kategori Puas. Angka ini melanjutkan tren peningkatan IKM dari tahun sebelumnya, yakni 73 persen pada 2023 dan 76,11 persen pada 2024.
Kenaikan konsisten tersebut dianggap sebagai indikator bahwa warga mulai merasakan perbaikan layanan dan kehadiran pemerintah di tengah mereka.
“Ini menunjukkan bahwa kepercayaan publik terhadap kinerja Bupati dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara disambut positif. Program yang dijalankan mampu menjangkau semua kelompok masyarakat,” ujar Ismail.
Menurutnya, bahwa keberhasilan menjaga tren positif selama tiga tahun berturut-turut bukanlah capaian yang mudah tanpa komitmen dari pemerintah daerah.
“Jika fokus pada pelayanan dasar dan pemberdayaan masyarakat tetap dijaga, bukan tidak mungkin tingkat kepuasan publik akan terus meningkat,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kukar Sunggono turut memberikan tanggapan terkait capaian tingkat kepuasan publik yang disebut berada pada kisaran 70 persen. Ia menilai bahwa apa pun angkanya, pemerintah daerah tetap berpegang pada komitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dari tahun ke tahun.
Menurutnya, berbagai upaya peningkatan pelayanan publik terus dilakukan, termasuk lewat reformasi birokrasi, peningkatan SDM aparatur, dan evaluasi layanan lintas OPD. Upaya tersebut berorientasi pada satu tujuan utama: memberikan pelayanan yang lebih mudah, cepat, dan transparan kepada masyarakat.
“Saya tidak tahu sumber datanya dari mana ya, tapi intinya kami selalu berusaha mengupayakan pemberian layanan terbaik kepada masyarakat. Kalau dilihat dari MTSP KPK, insya Allah pelayanan publik kita nilainya meningkat juga,” tutupnya. (ltd/fdl)










