KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Sebanyak 27 warga di Kecamatan Loa Kulu menerima bantuan sosial berupa paket permakanan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar), pada Senin (22/6/2026).
Penyaluran bantuan yang dipusatkan di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Rempanga tersebut menyasar kelompok masyarakat rentan yang membutuhkan dan kurang mampu.
Camat Loa Kulu, Ardiansyah, mengatakan Desa Rempanga ditunjuk sebagai tuan rumah dalam kegiatan penyaluran bantuan sosial yang merupakan bagian dari program perlindungan sosial Pemkab Kukar melalui Dinas Sosial.
Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama kelompok rentan yang selama ini memerlukan perhatian pemerintah.
“Harapannya, bantuan dari pemerintah daerah ini benar-benar dapat membantu masyarakat yang membutuhkan dan kurang mampu,” ucapnya.
Ardiansyah menjelaskan, sebelum bantuan disalurkan, pemerintah desa terlebih dahulu melakukan verifikasi data penerima untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan tidak terjadi tumpang tindih dengan program bantuan lainnya.
Ia menegaskan bahwa masyarakat yang telah menerima bantuan serupa dari pemerintah desa tidak lagi dimasukkan sebagai penerima bantuan dari pemerintah daerah. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari proses pemilahan dan validasi data.
“Data penerima bantuan terlebih dahulu diverifikasi oleh pemerintah desa agar tidak terjadi overlap bantuan. Masyarakat yang sudah mendapatkan bantuan dari desa tidak lagi menerima bantuan yang sama dari pemerintah daerah,” jelasnya.
Berdasarkan data yang telah diverifikasi, total penerima manfaat di Kecamatan Loa Kulu berjumlah 27 orang yang tersebar di lima desa. Desa Jembayan menjadi wilayah dengan jumlah penerima terbanyak, yakni 12 orang, disusul Desa Rempanga sebanyak tujuh orang.
Sementara itu, penerima manfaat lainnya berasal dari Desa Jembayan Tengah, Desa Jembayan Dalam, dan Desa Loh Sumber yang masing-masing mendapatkan alokasi sekitar dua penerima bantuan.
Adapun bantuan yang disalurkan berupa berbagai kebutuhan pokok untuk mendukung kebutuhan sehari-hari masyarakat. Paket bantuan tersebut terdiri dari beras, telur, serta sejumlah bahan pangan lainnya.
“Bantuannya bermacam-macam, di antaranya beras, telur, dan berbagai kebutuhan pokok lainnya,” katanya.
Terkait pelaksanaan program, Ardiansyah memastikan tidak terdapat kendala berarti selama proses penyaluran bantuan berlangsung. Menurutnya, tantangan utama justru terletak pada penguatan dan validasi data penerima agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
Mengenai jumlah warga yang masuk kategori desil 3 ke bawah di Kecamatan Loa Kulu, Ardiansyah mengatakan data tersebut masih dalam proses pembaruan dan verifikasi ulang oleh pemerintah desa bersama pemerintah kabupaten.
Proses tersebut dilakukan untuk memastikan akurasi data sekaligus menjamin program bantuan sosial dapat berjalan tepat sasaran di masa mendatang.
“Karena itu kami belum dapat menyampaikan angka yang pasti. Yang jelas, proses ini dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan tidak terjadi kesalahan dalam penetapan penerima manfaat,” pungkasnya. (ltf/fdl)









