Home / Infrastruktur / Pemerintah

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:12 WIB

Dana 150 Juta per RT Siap Cair, Ketua RT Bertanggung Jawab Penuh Kelola Anggaran

Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri saat memberikan sambutan (Latif/Eksposisi)

Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri saat memberikan sambutan (Latif/Eksposisi)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri memastikan anggaran Program RT-Ku Terbaik telah tersedia dan siap disalurkan kepada seluruh RT di wilayah Kukar.

Kepastian tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan dalam agenda Launching Program RT-Ku Terbaik, Aplikasi Siap Kerja, dan Aplikasi Aduan Masyarakat di Gedung Putri Karang Melenu, Tenggarong Seberang, pada Selasa (23/6/2026).

Program RT-Ku Terbaik merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar yang menggantikan skema bantuan sebelumnya.

Melalui program tersebut, setiap RT akan memperoleh dukungan anggaran yang lebih besar dari Rp50 juta menjadi Rp150 juta per RT, untuk menunjang pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di lingkungan masing-masing.

Aulia mengatakan seluruh regulasi yang menjadi dasar pelaksanaan program kini telah selesai disusun. Karena itu, pemerintah daerah mulai melakukan peluncuran sekaligus mendorong percepatan pelaksanaan program di seluruh kecamatan.

“Saya pastikan mulai hari ini program ini dilaunching, anggarannya sudah tersedia untuk Bapak-Ibu,” ujarnya.

Baca Juga :  Sekda Kukar Intruksikan Seluruh Kecamatan Harus Menggelar MTQ

Menurut Aulia, penyempurnaan mekanisme program dilakukan berdasarkan berbagai masukan yang diterima dari para ketua RT.

Selama berkeliling ke 20 kecamatan, ia menemukan banyak keluhan terkait pelaksanaan program sebelumnya, terutama mengenai kebutuhan mendahulukan dana pribadi sebelum anggaran dicairkan.

Banyak ketua RT, kata dia, harus menggunakan uang sendiri untuk membeli kebutuhan kegiatan maupun melaksanakan program yang telah direncanakan. Kondisi tersebut dinilai cukup memberatkan, terutama bagi RT yang memiliki keterbatasan kemampuan keuangan.

“Tidak semua RT memiliki dana yang siap digunakan untuk membeli kebutuhan kegiatan sebelum anggaran cair,” katanya.

Untuk menjawab persoalan tersebut, Pemkab Kukar menerapkan mekanisme baru melalui kecamatan dengan skema belanja uang.

Sistem ini memungkinkan dana disalurkan dan dikelola langsung oleh ketua RT sesuai perencanaan yang telah disepakati.

Aulia menjelaskan bahwa penerapan skema tersebut merupakan hasil pembahasan bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), bagian hukum, serta perangkat daerah terkait.

Baca Juga :  Kepala Dinas Kesehatan Kutim Sebut Pentingnya Intervensi 1.000 Hari Pertama Kehidupan Dalam Pencegahan Stunting

Tujuannya adalah menciptakan tata kelola yang lebih sederhana dalam pelaksanaan, namun tetap tertib dari sisi administrasi dan pertanggungjawaban keuangan.

Dalam mekanisme yang baru, setiap ketua RT diwajibkan menandatangani perjanjian dengan camat sebelum dana diterima. Perjanjian tersebut menjadi dasar hukum yang mengatur hak dan kewajiban para pihak, termasuk tanggung jawab penggunaan anggaran.

“Oleh karena itu ada perjanjian antara camat dan RT yang mengalihkan tanggung jawab hukum penggunaan dana tersebut kepada Ketua RT,” jelasnya.

Ia juga meminta para camat memberikan pendampingan maksimal kepada para ketua RT, khususnya dalam memahami isi perjanjian dan mekanisme pertanggungjawaban anggaran. Langkah tersebut penting untuk mencegah kesalahan administrasi maupun penyimpangan penggunaan dana di lapangan.

“Saya minta para camat memastikan klausul perjanjian itu jelas, bahwa segala sesuatu yang menyangkut pembiayaan RT menjadi tanggung jawab penuh Ketua RT. Jangan sampai menerima uang yang tidak sesuai dengan angka yang ditandatangani,” pungkasnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Advertorial

BPBD Kukar Turunkan Personil dan Unit Damkar, Sediakan Air dalam Prosesi Belimbur di Tenggarong

Advertorial

UMKM Raup Omzet Hingga Rp400 Juta pada Acara Pesta Laut Pesisir Nusantara

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Prihatin Atas Kurangnya Pembangunan Infrastruktur di Kecamatan Teluk Pandan

Advertorial

Dikunjungi Wabup Kukar, Kepala Desa Muara Pantuan Sampaikan Penyediaan Air Bersih dan Listrik PLN Paling Dibutuhkan

Advertorial

Dinas PU Kukar Akan Tambah Unit Embung Untuk Kecamatan Sebulu dan Tenggarong Seberang

Advertorial

Desa Pela Kecamatan Kota Bangun Raih Peringkat 3 ADWI 2022

Advertorial

Kecamatan Samboja Menjadi Penyumbang Sektor Perikanan Terbesar di Kukar

Advertorial

Bupati Kukar Serahkan Bantuan Paket Ramadan Bagi Masyarakat Desa Kahala