KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) memastikan program seragam sekolah gratis tetap dilaksanakan pada tahun ajaran 2026. Program tersebut menyasar seluruh siswa baru jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kaltim sebagai bagian dari upaya meringankan beban biaya pendidikan bagi masyarakat.
Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, mengatakan bahwa pemerintah provinsi telah menyiapkan bantuan perlengkapan sekolah bagi seluruh peserta didik yang baru memasuki jenjang SMA.
“Insya Allah kalau itu ada. Seluruh kelas 1 atau kelas baru akan mendapatkan seragam,” ujarnya.
Ia menjelaskan, bantuan yang diberikan tidak hanya berupa seragam sekolah, tetapi juga perlengkapan penunjang lainnya yang dibutuhkan siswa saat memulai tahun ajaran baru.
“Mulai dari topi sampai dengan sepatu, tas dan semuanya,” katanya.
Program tersebut ditujukan untuk seluruh siswa yang baru memasuki jenjang SMA di Kaltim tanpa terkecuali. Dengan demikian, para siswa baru akan memperoleh perlengkapan sekolah lengkap sejak awal tahun ajaran.
Rudy mengatakan, penyediaan seragam gratis merupakan salah satu bentuk komitmen Pemprov Kaltim dalam mendukung pemerataan akses pendidikan sekaligus membantu mengurangi pengeluaran keluarga pada masa penerimaan peserta didik baru.
Melalui program ini, pemerintah berharap tidak ada lagi siswa yang terkendala mengikuti kegiatan belajar mengajar karena keterbatasan biaya untuk membeli perlengkapan sekolah.
Selain memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, kebijakan tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan semangat belajar peserta didik sejak hari pertama masuk sekolah.
Pemprov Kaltim memastikan pelaksanaan program akan menyasar seluruh siswa baru SMA di daerah ini, sehingga setiap peserta didik memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh perlengkapan sekolah yang layak.
“Seluruh kelas baru mendapatkan seragam, mulai dari topi, sepatu, tas, dan perlengkapan lainnya,” pungkasnya. (ltf/fdl)










