Home / Infrastruktur / Pemerintah / Uncategorized

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:11 WIB

Sumur Bor Program Pemerintah Pusat Mulai Disiapkan di Kukar, Kecamatan Loa Kulu Jadi Titik Awal

Aulia Rahman Basri - Bupati Kutai Kartanegara (Latif/Eksposisi)

Aulia Rahman Basri - Bupati Kutai Kartanegara (Latif/Eksposisi)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) mulai menindaklanjuti program pembangunan sumur bor yang merupakan bagian dari dukungan pemerintah pusat melalui kerja sama dengan TNI.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri mengatakan, saat ini sudah terdapat satu titik pembangunan sumur bor yang mendapatkan persetujuan. Lokasi tersebut berada di Kecamatan Loa Kulu dan tinggal memasuki tahap pembangunan.

“Sudah ada. Jadi kita untuk sumur bor sekarang bekerja sama dengan TNI untuk pembangunan sumur bor. Yang sudah approval itu satu titik,” kata Aulia Rahman Basri beberapa waktu yang lalu.

Aulia menyebut, pemerintah daerah juga telah diminta mempersiapkan sejumlah titik tambahan untuk pembangunan sumur bor. Permintaan tersebut disampaikan langsung oleh Anggota DPR RI Dapil Kaltim, Budi Satrio.

Baca Juga :  Fraksi Demokrat DPRD Kutim Dorong Program yang Menjadi Kebutuhan Masyarakat Melalui APBD 2024

Menurut Aulia, titik-titik yang dipersiapkan akan diarahkan terutama ke kawasan dengan kepadatan penduduk tinggi serta wilayah pertanian yang membutuhkan dukungan ketersediaan air.

“Pak Budi Satrio kemarin menelepon langsung saya untuk mempersiapkan beberapa titik untuk pembangunan ini. Utamanya kita siapkan untuk daerah kawasan-kawasan padat penduduk dan padat pertanian,” jelasnya.

Selain pembangunan sumur bor, Pemkab Kukar juga menyampaikan kebutuhan infrastruktur pendukung lainnya kepada pemerintah pusat. Di antaranya program pompanisasi hingga pembangunan jembatan.

Baca Juga :  Kabupaten Kutim Meraih Penghargaan Kota Layak Anak, Anggota DPRD Minta Tetap Perhatikan Hak Anak-anak

“Bukan hanya sumur bor ya, bukan hanya sumur bor, tetapi pompanisasi juga tersampaikan, jembatan juga. Nah, ini yang sedang kita progres sekarang,” ujarnya.

Aulia menegaskan, kawasan padat penduduk menjadi salah satu prioritas dalam penentuan lokasi pembangunan sumur bor selanjutnya. Sementara untuk titik yang telah mendapatkan persetujuan, pemerintah daerah kini tinggal menunggu proses pembangunan di lapangan.

“Kalau yang menjadi prioritas kita ini daerah-daerah padat penduduk. Kalau yang sudah approval ini kalau tidak salah di daerah Loa Kulu, yang sudah approval tinggal dibangun,” pungkasnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Infrastruktur

Program RTKU Terbaik Segera Diluncurkan, Dana Rp150 Juta per RT Dipastikan Aman

Advertorial

Pjs Bupati Kukar Menghadiri Rapat Kerja dan RDP Bersama Kemendagri RI

Advertorial

Diskominfo Staper Sediakan Jaringan Internet Fiber Optik di Seluruh OPD di Kutim

Advertorial

Petugas Pemadam Kebakaran di Sejumlah Kecamatan di Kukar Akan Ditambah

Advertorial

DPRD Kukar Menggelar Rapat Paripurna Bahas KUA-PPAS APBD 2025, Prioritaskan Pembangunan Sesuai RPJMD

Pemerintah

Pemkab Kukar Menggelar Nobar Final Piala AFF U-23 Indonesia vs Vietnam

Pemerintah

Kepala OIKN Meresmikan Kawasan Lindung IKN, Konsep Pengembangan Sebagai Kota Hutan

Advertorial

Terkendala Kebutuhan Material, Pembangunan Pasar Semi Modern Terus Dikebut